Press "Enter" to skip to content

Kristomei Sianturi Pimpin BNPB, Tegaskan Prioritas Penanganan Darurat Bencana

Social Media Share

Letjen TNI Dr. Suharyanto, S.Sos., M.M., berjabat tangan dengan Kepala BNPB yang baru, Letjen TNI Kristomei Sianturi, S.Sos., M.Si. (Han) (kanan), usai prosesi penandatanganan berita acara serah terima jabatan di INA DRTG Pusdiklat BNPB, Sentul, Bogor, Jawa Barat, Jumat (16/10/2026). (Foto: Ist)

 

BOGOR, NP – Letjen TNI Kristomei Sianturi, S.Sos., M.Si. (Han) resmi memimpin Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) setelah dilantik Presiden Prabowo Subianto pada Kamis (15/10/2026). Mengawali kepemimpinannya, Kristomei menegaskan komitmen untuk segera bekerja, terutama dalam menangani kondisi darurat bencana yang tengah terjadi di Indonesia.

Dalam acara serah terima jabatan (sertijab) Kepala BNPB di InaDRTG, Sentul, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Jumat (16/10/2026), Kristomei menyampaikan bahwa dirinya bukan sosok baru di lingkungan BNPB. Ia pernah terlibat dalam penanganan pandemi Covid-19 pada 2020 ketika diperbantukan di media center BNPB.

Saat itu, Kristomei yang masih berpangkat kolonel bertugas mendampingi Kepala BNPB ketika itu, almarhum Letjen TNI (Purn) Doni Monardo, dalam mendukung komunikasi dan penyampaian informasi terkait penanganan pandemi.

“Saya teringat enam tahun lalu, mendampingi Pak Doni Monardo. Saat itu saya diperbantukan di media center. Itu salah satu pengalaman kami, bahkan saat itu saya juga sempat menginap di kantor BNPB,” ujar Kristomei dalam keterangan tertulis, Jumat (16/10/2026).

Ia menegaskan, pengalaman tersebut membuat lingkungan kerja BNPB tidak asing baginya. “Jadi bertugas di BNPB bukan hal yang baru. Walau saat itu hanya sebentar, namun banyak berkutat langsung di dalamnya,” katanya.

Setelah dilantik Presiden Prabowo Subianto pada Kamis (15/10/2026), Kristomei mengaku mendapat tugas untuk segera bekerja, khususnya dalam penanganan darurat bencana yang sedang berlangsung di berbagai wilayah Indonesia. “Tugas ke depan untuk segera bekerja menangani bencana,” ujarnya.

Ia juga mengajak seluruh jajaran BNPB untuk memperkuat kerja sama dan menjaga semangat dalam menjalankan tugas kemanusiaan. “Mari kita kerja bersama dan mari sama-sama kita bersemangat,” tutur Kristomei.

Pada kesempatan tersebut, Kristomei turut menyampaikan apresiasi atas capaian dan kinerja Kepala BNPB sebelumnya, Letjen TNI Dr. Suharyanto, S.Sos., M.M., yang memimpin penyelenggaraan penanggulangan bencana selama periode 2021–2026.

Prosesi sertijab ditandai dengan penandatanganan berita acara dan penyerahan memori jabatan. Kegiatan tersebut disaksikan jajaran pejabat tinggi madya, pejabat tinggi pratama, serta pegawai BNPB. Serah terima jabatan berlangsung khidmat sebagai simbol kesinambungan kepemimpinan dan pengabdian dalam penanggulangan bencana.

Kepala BNPB Termuda

Letjen TNI Kristomei Sianturi lahir di Kotabumi, Lampung Utara, pada 6 Mei 1976. Ia tercatat berusia 50 tahun saat dilantik sebagai Kepala BNPB, menjadikannya yang termuda di antara para pendahulunya. Ia menggantikan Suharyanto, yang sebelumnya memimpin lembaga tersebut setelah kepemimpinan Syamsul Maarif, Willem Rampangilei, Doni Monardo, dan Ganip Warsito.

Lulusan Akademi Militer 1997 dari kecabangan Infanteri ini sebelumnya menjabat Panglima Kodam XXI/Radin Inten, yang membawahi wilayah Lampung dan Bengkulu.

Karier militernya mencakup sejumlah penugasan di lingkungan Kostrad, Komandan Yonif Linud 305/Tengkorak, Dandim 0424/Tanggamus, Kapendam Jaya, Kepala Dinas Penerangan TNI AD pada 2023, Wakil Gubernur Akademi Militer pada 2024, serta Kepala Pusat Penerangan TNI pada Maret 2025.

Pengalaman di bidang teritorial dan penerangan menjadi bagian dari rekam jejak Kristomei yang dapat mendukung komunikasi risiko, koordinasi lintas sektor, serta penyampaian informasi kepada masyarakat dalam penanganan bencana. Pengalamannya saat bertugas di media center BNPB pada masa pandemi Covid-19 juga menjadi bagian dari keterlibatan awalnya dalam penanganan situasi darurat (red)

Be First to Comment

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *