Press "Enter" to skip to content

Aktor Chandra Wahyu dan Halimah Qodari Akan Hadir di Bandung, di Program Bonte Cari Pahala Layanan Kesehatan Gratis

Social Media Share

Roadshow Bonte Cari Pahala 2026 menghadirkan layanan kesehatan tradisional holistik gratis bagi masyarakat Bandung, Jawa Barat, pada 17–18 Oktober 2026, di Wisma Balai Perguruan Kartini, Jalan Kartini No. 10, Kelurahan Kebon Pisang, Kecamatan Sumur Bandung, Kota Bandung, Jawa Barat. Foto : Van Deventer School.

 

BANDUNG,NP – Roadshow Bonte Cari Pahala 2026 menghadirkan layanan kesehatan tradisional holistik gratis bagi masyarakat Bandung, Jawa Barat, pada 17–18 Oktober 2026. Kegiatan yang melibatkan Pembina Bonte Cari Pahala, Halimah Qodari, ini menjadi bagian dari peringatan 108 tahun Van Deventer School.

Pelayanan tersebut akan berlangsung di Wisma Balai Perguruan Kartini, Jalan Kartini No. 10, Kelurahan Kebon Pisang, Kecamatan Sumur Bandung, Kota Bandung, Jawa Barat.

Pimpinan Roadshow Bonte Cari Pahala, aktor Chandra Wahyu, mengatakan bahwa Halimah Qodari, istri Dr. Muhammad Qodari yang menjabat sebagai Sekretaris Dewan Pertimbangan Presiden Republik Indonesia, dijadwalkan hadir pada Minggu, 18 Oktober 2026, untuk mendampingi tim dalam kegiatan kemanusiaan tersebut.

Menurut Chandra, roadshow ini merupakan upaya memperluas akses masyarakat terhadap layanan kesehatan tradisional holistik sekaligus menumbuhkan kepedulian sosial.

“Roadshow Bonte Cari Pahala bukan sekadar kegiatan berpindah dari satu kota ke kota lain. Ini adalah perjalanan untuk menjumpai masyarakat, mendengarkan kebutuhan mereka, dan menghadirkan bantuan yang dapat dirasakan secara langsung,” ujar Chandra.

Selama dua hari, tim akan memberikan layanan gratis sesuai cakupan dan kompetensi praktisi yang bertugas. Kegiatan ini diharapkan dapat membantu masyarakat yang mengalami keluhan otot, persendian, serta gangguan gerak yang memengaruhi aktivitas sehari-hari.

Chandra mengakui tidak semua masyarakat memiliki kemampuan finansial yang sama untuk mengakses layanan terapi. Karena itu, pelayanan gratis diharapkan dapat menjadi kesempatan bagi masyarakat untuk memperoleh bantuan tanpa terbebani biaya terapi.

Ia menegaskan, tim akan mengutamakan pendekatan humanis dan keselamatan penerima layanan. Masyarakat yang mengalami keluhan berat, menetap, atau membutuhkan pemeriksaan lebih lanjut tetap dianjurkan berkonsultasi dengan tenaga medis yang kompeten.

Halimah Qodari Tergerak dari Pengalaman Pribadi

Dukungan Halimah Qodari terhadap Bonte Cari Pahala juga berangkat dari pengalaman pribadinya. Ia mengaku pernah mengalami nyeri bahu yang mengganggu aktivitas sehari-hari. Setelah menjalani terapi Bonte Treatment, menurut pengalamannya, keluhan tersebut membaik.

Pengalaman itu membuat Halimah memahami bagaimana gangguan fisik dapat memengaruhi kenyamanan dan produktivitas seseorang. Ia juga menyadari biaya terapi dapat menjadi kendala bagi sebagian keluarga.

“Saya semakin memahami bahwa ada banyak orang di luar sana yang menghadapi keluhan serupa, tetapi belum tentu memiliki kemampuan untuk mendapatkan layanan yang mereka butuhkan,” kata Halimah.

Ia menilai kepedulian perlu diwujudkan melalui tindakan nyata agar manfaatnya dapat dirasakan masyarakat luas.

“Saya mendukung kegiatan kemanusiaan ini karena ingin semakin banyak masyarakat mendapatkan kesempatan untuk memperoleh layanan yang bermanfaat. Jika kita memiliki kesempatan untuk membantu, mengapa tidak kita gunakan untuk meringankan beban sesama?” ujarnya.

Halimah berharap Bonte Cari Pahala dapat terus berkembang dan menjangkau lebih banyak wilayah di Indonesia melalui semangat kemanusiaan, kebersamaan, dan kepedulian.

Siapkan Pelatihan Gratis untuk Masyarakat

Selain memberikan layanan kesehatan tradisional holistik secara gratis, Roadshow Bonte Cari Pahala 2026 juga membuka kesempatan pelatihan gratis bagi masyarakat yang berminat mempelajari bidang tersebut.

Program ini diharapkan dapat memperluas pengetahuan dan keterampilan masyarakat sekaligus membuka peluang ekonomi melalui kompetensi yang dikembangkan secara bertanggung jawab.

Chandra mengatakan, pihaknya ingin agar manfaat program tidak hanya dirasakan oleh penerima layanan, tetapi juga menjadi kesempatan belajar dan pemberdayaan masyarakat.

“Kami ingin program ini memiliki manfaat berkelanjutan. Selain memberikan layanan gratis, kami ingin membuka ruang belajar bagi masyarakat yang berminat mengembangkan keterampilan di bidang kesehatan tradisional holistik,” jelasnya.

Menurut Chandra, pelayanan langsung dan pelatihan merupakan dua upaya yang dapat saling melengkapi. Pelayanan membantu menjawab kebutuhan masyarakat saat ini, sedangkan pelatihan berpotensi meningkatkan kapasitas dan membuka peluang pengembangan diri di masa mendatang.

Bagian dari Peringatan 108 Tahun Van Deventer School

Kehadiran Roadshow Bonte Cari Pahala dalam peringatan 108 tahun Van Deventer School diharapkan memperkuat nilai kepedulian sosial dan gotong royong.

Tim dijadwalkan tiba di Bandung pada Jumat, 16 Oktober 2026, untuk mempersiapkan kegiatan. Pada hari yang sama, tim juga dijadwalkan mengikuti wawancara di NBS Radio pukul 17.00 WIB.

Melalui kegiatan ini, Bonte Cari Pahala mengajak masyarakat Bandung dan sekitarnya untuk memanfaatkan layanan yang tersedia sekaligus mendukung gerakan kemanusiaan yang berorientasi pada pelayanan dan pemberdayaan.

Chandra berharap kegiatan tersebut dapat menginspirasi lebih banyak komunitas dan pemangku kepentingan untuk berkolaborasi menghadirkan manfaat nyata bagi masyarakat.

“Harapan kami sederhana: semakin banyak orang terbantu, semakin banyak masyarakat memperoleh kesempatan belajar, dan semakin banyak pihak yang mau bergandengan tangan untuk melakukan kebaikan,” tutupnya.

Informasi kegiatan:

Program: Roadshow Bonte Cari Pahala 2026

Kegiatan: Layanan kesehatan tradisional holistik gratis

Tanggal: 17–18 Oktober 2026

Lokasi: Wisma Balai Perguruan Kartini, Jalan Kartini No. 10, Sumur Bandung, Kota Bandung

Kehadiran Halimah Qodari: Dijadwalkan Minggu, 18 Oktober 2026.(WahyuWepe)

Be First to Comment

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *