Press "Enter" to skip to content

Usung Semangat Women Empowerment, NOC Indonesia Tunjuk Ita Yuliati sebagai CdM Youth Olympic Games Dakar 2026

Social Media Share

Ita Yuliati sebagai Chef de Mission (CdM) Tim Indonesia untuk Youth Olympic Games (YOG) Dakar 2026. Foto : NOC Indonesia/Naif Muhammad Al’as

 

JAKARTA, NP – Komite Olimpiade Indonesia (NOC Indonesia) menunjuk Ita Yuliati sebagai Chef de Mission (CdM) Tim Indonesia untuk Youth Olympic Games (YOG) Dakar 2026. Terpilihnya Ita sebagai pimpinan kontingen turut memperlihatkan semangat women empowerment dalam olahraga Indonesia.

Ita dipilih melalui Rapat Komite Eksekutif NOC Indonesia, dan disahkan dalam Surat Keputusan Nomor 18/NOC-INA/KE/2026 tertanggal 10 September 2026. Ini adalah kali kedua NOC Indonesia di bawah kepemimpinan Raja Sapta Oktohari memberikan kesempatan kepada perempuan untuk memimpin kontingen. Sebelumnya, NOC Indonesia juga menunjuk Josephine Tampubolon sebagai CdM Asian Winter Games Harbin 2025.

Ketua Umum NOC Indonesia Raja Sapta Oktohari mengatakan penunjukan Ita menjadi bukti komitmen NOC Indonesia dalam memberikan ruang yang setara bagi perempuan untuk berprestasi sekaligus mengambil peran kepemimpinan dalam olahraga.

Semangat tersebut juga tercermin dalam komposisi Tim Indonesia menuju Dakar. Okto, menjelaskan, Tim CdM didominasi 90 persen perempuan. Tak hanya itu, untuk kali pertama, jumlah atlet putra dan putri setara.

Merah Putih akan menurunkan 12 atlet, yakni 6 atlet putra dan 6 atlet putri yang akan tampil di sembilan cabang olahraga, yakni atletik (1), renang (2), bulu tangkis (2), balap sepeda (2), equestrian (1), judo (1), skateboard (1), triathlon (1), dan wushu (1).

“Olympism adalah memberikan kesempatan setara, dan NOC Indonesia menunjukkan women empowerment bukan sekadar jargon tetapi harus diwujudkan dengan memberikan kesempatan dan kepercayaan. Ita terbukti mampu memimpin gymnastics Indonesia, dan memiliki passion yang sangat tinggi untuk olahraga,” ujar Okto.

Ita akan menjadi komandan bagi Tim Indonesia selama YOG Dakar 2026 sekaligus memastikan seluruh kebutuhan atlet dapat terkoordinasi dengan baik, mulai dari persiapan menjelang keberangkatan hingga pesta olahraga remaja terakbar di dunia ini dihelat pada 31 Oktober.

Bagi Ita, kepercayaan sebagai CdM merupakan sebuah kehormatan sekaligus tanggung jawab untuk mendampingi generasi emas Indonesia dalam salah satu pengalaman penting dalam perjalanan mereka sebagai atlet.

“Saya berterima kasih atas kepercayaan yang diberikan NOC Indonesia. Menjadi Chef de Mission bukan hanya tentang memimpin kontingen, tetapi bagaimana kami memastikan setiap atlet merasa didukung dan memiliki kesempatan terbaik untuk menunjukkan kemampuan mereka. Mereka adalah anak-anak muda yang membawa mimpi besar dan Merah Putih, dan tugas kami adalah menjaga agar perjalanan mereka di Dakar menjadi pengalaman yang berharga,” ujar Ita.

Ita juga menyambut positif representasi perempuan di Tim Indonesia. “Saya berharap kehadiran perempuan, baik sebagai atlet maupun dalam tim kepemimpinan, bisa menjadi inspirasi bagi semakin banyak perempuan muda Indonesia. Olahraga memberikan ruang yang sama bagi siapa pun untuk bermimpi, berkembang, berprestasi, dan memimpin,” kata Ita.

Youth Olympic Games Dakar 2026 juga memiliki arti historis bagi Gerakan Olimpiade karena menjadi ajang Olimpiade pertama yang diselenggarakan di Benua Afrika.(WahyuWepe)

Be First to Comment

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *