Press "Enter" to skip to content

TNI AL Kerahkan Unsur Laut dan Tim Medis Tangani Kebakaran KMP Batumandi di Selat Sunda

Social Media Share

Kobaran api dan kepulan asap membubung dari KMP Batumandi yang terbakar di perairan Selat Sunda, sekitar Pulau Merak Besar, Cilegon, Banten, Selasa (20/10/2026).(Foto: Ist)

 

BANTEN, NP – TNI Angkatan Laut (TNI AL) melalui Pangkalan TNI AL (Lanal) Banten bergerak cepat membantu penanganan darurat kebakaran Kapal Motor Penyeberangan (KMP) Batumandi di perairan Selat Sunda, sekitar Pulau Merak Besar, Cilegon, Banten, Selasa (20/10/2026).

Dinas Penerangan Angkatan Laut (Dispenal) dalam siaran pers, Rabu (21/10/2026), menyampaikan bahwa Lanal Banten mengerahkan sejumlah unsur laut untuk mendukung penanganan insiden tersebut. Unsur yang dikerahkan meliputi Patkamla Pulau Sangiang I-3-57, RBB Pulau Deli, dan RHIB Pulau Kali.

Pengerahan unsur laut tersebut dilakukan untuk mendukung pemantauan, pengamanan, serta pergerakan taktis di sekitar lokasi kejadian. Selain itu, Lanal Banten menyiagakan satu unit ambulans beserta tim kesehatan guna mengantisipasi kebutuhan pelayanan medis darurat bagi penumpang maupun personel gabungan yang bertugas.

Kebakaran terjadi saat KMP Batumandi yang melayani rute Bakauheni, Lampung–Merak, Banten, tengah melakukan olah gerak menuju Dermaga VI Pelabuhan Merak.

Berdasarkan informasi PT ASDP Indonesia Ferry (Persero), seluruh penumpang dan anak buah kapal (ABK) berhasil dievakuasi dengan selamat berkat kesigapan petugas di lapangan. Sementara itu, proses pemadaman lanjutan, pengamanan, serta penanganan kapal dan lokasi kejadian terus dikoordinasikan bersama tim SAR gabungan dan instansi terkait.

Keterlibatan Lanal Banten dalam penanganan insiden ini merupakan bagian dari komitmen TNI AL untuk mendukung keselamatan pelayaran dan merespons situasi darurat di wilayah perairan nasional, khususnya pada jalur pelayaran strategis.

Langkah tersebut sejalan dengan arahan Kepala Staf Angkatan Laut (Kasal) Laksamana TNI Dr. Muhammad Ali agar jajaran TNI AL senantiasa meningkatkan kesiapsiagaan dan memberikan dukungan terhadap upaya penyelamatan masyarakat di laut.

Sinergi antara TNI AL, tim SAR gabungan, dan instansi terkait diharapkan dapat memperlancar penanganan insiden, memastikan dukungan medis tersedia secara optimal, serta mengutamakan keselamatan jiwa seluruh pihak yang terlibat. (red)

 

Be First to Comment

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *