Press "Enter" to skip to content

Seskoal Ikuti Simposium Keamanan Regional, Tekankan Diplomasi Pertahanan dan Pendidikan Maritim

Social Media Share

Praktisi militer dan akademisi dari Asia Tenggara dan Jepang memaparkan strategi keamanan maritim dalam Simposium Dialog Keamanan Regional di Jakarta.(Foto: Ist)

JAKARTA, NP – Komandan Sekolah Staf dan Komando Angkatan Laut (Danseskoal) Laksamana Muda TNI Ariantyo Condrowibowo diwakili oleh Wakil Kepala Pusat Pengkajian Maritim (Wakapusjianmar) Seskoal, Kolonel Laut (P) Heru Syamsul Hidayat, S.Si., M.M., M.Tr. Opsla., menghadiri Simposium Dialog Keamanan Regional yang diselenggarakan Pusat Studi Hubungan Internasional (Center for International Relations Studies/CIReS) di bawah Lembaga Penelitian dan Pengembangan Sosial dan Politik (LPPSP) Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Indonesia bekerja sama dengan Sasakawa Peace Foundation (SPF), di Grand Sahid Jaya Hotel, Jakarta, Selasa (10/02/2026).

Simposium yang mengusung tema “Southeast Asia–Japan Security Dialogue: Connecting the Seas, Engaging Partners” berlangsung pada 9–10 Februari 2026, melibatkan praktisi militer dan akademisi dari Indonesia, Jepang, Filipina, Vietnam, dan Singapura. Kegiatan meliputi pidato kunci (keynote speech), sesi pleno, dan diskusi panel yang membahas dinamika keamanan maritim regional, kerja sama maritim, transformasi peperangan, diplomasi pertahanan, serta penguatan kemitraan strategis di kawasan Asia Tenggara dan Jepang.

Dalam kesempatan tersebut, Wakapusjianmar Seskoal turut menjadi pembicara pada sesi diskusi panel dengan memaparkan materi berjudul “Defense Diplomacy in Action: Naval Education & Capacity Building in Shaping Asia’s Maritime Security Order.” Ia menekankan bahwa, “Diplomasi pertahanan melalui pendidikan dan pembangunan kapasitas serta kerja sama internasional menjadi kunci dalam membentuk tatanan keamanan maritim kawasan yang stabil dan kondusif.”

Keikutsertaan Seskoal dalam simposium ini sekaligus menunjukkan peran strategis Seskoal sebagai lembaga pendidikan pengembangan perwira TNI AL. Wakapusjianmar menambahkan, “Melalui pendidikan perwira, kerja sama internasional, serta forum dialog dan riset strategis, Seskoal berupaya mempertemukan para pemangku kepentingan maritim kawasan dalam semangat profesionalisme, keterbukaan, dan penghormatan terhadap hukum internasional.”

Kegiatan ini menegaskan posisi Seskoal sebagai regional hub pendidikan dan pemikiran strategis maritim, sekaligus sebagai pusat pengkajian yang aktif berkontribusi pada pemikiran pertahanan dan keamanan maritim nasional maupun kawasan. (red)

 

Be First to Comment

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *