Ibu Miranda pemilik Kedai SINASIMA, berfoto di kedainya yang menyajikan mie balap, mie sop Medan, kopi Sidikalang, serta berbagai camilan tradisional khas Sumatera Utara di Jakarta Timur, Selasa (9/6/2026).(Foto: red)
JAKARTA, NP – Kerinduan masyarakat terhadap kuliner khas Medan kini dapat terobati dengan hadirnya Kedai SINASIMA yang baru dibuka pekan lalu di Apartemen East Casablanca Residence Blok KCD 01/01, Jalan Pahlawan Revolusi, Pondok Bambu, Jakarta Timur. Mengusung tagline “Marpungu Hita” yang berarti “berkumpul kita”, kedai ini menghadirkan beragam makanan dan minuman khas Medan dalam suasana yang hangat dan akrab.
Sejak memasuki area kedai, pengunjung langsung disambut aroma rempah dan sajian khas Sumatera Utara yang menggugah selera. Berbagai menu andalan seperti mie balap, kwetiauw balap, bihun balap, mie sop Medan, mie gomak, hingga lontong Medan menjadi daya tarik utama bagi pecinta kuliner tradisional.
Tak hanya makanan berat, Kedai SINASIMA juga menyediakan beragam camilan khas yang mengingatkan pada suasana kampung halaman. Pisang goreng yang renyah, lupis segitiga dengan siraman gula aren, ketan unti, ketan kelapa putih, godok-godok, serta bakwan jagung menjadi pilihan favorit pelanggan yang ingin menikmati kudapan sore.

Untuk minuman, tersedia es timun serut yang menyegarkan, sirup markisa khas Medan, kopi Sidikalang yang terkenal dengan cita rasa dan aromanya yang kuat, serta minuman legendaris Cap Badak yang telah lama menjadi ikon Sumatera Utara.
Pemilik Kedai SINASIMA, ibu Miranda, mengatakan bahwa konsep yang diusung tidak hanya menghadirkan cita rasa autentik Medan, tetapi juga memperhatikan aspek kesehatan.
“Kami menyajikan makanan tanpa mecin dan tanpa garam. Kami peduli dengan kesehatan pelanggan,” ujar Miranda saat ditemui di lokasi, Selasa (9/6/2026).

Menurutnya, penggunaan MSG dan garam digantikan dengan bahan-bahan alami yang tetap mampu menghasilkan cita rasa gurih. “Kami menggunakan saripati bahan alami, minyak ayam sebagai penyedap rasa, serta ebi untuk memberikan rasa asin yang alami,” jelasnya.
Konsep tersebut menjadi salah satu keunikan Kedai SINASIMA di tengah tren kuliner saat ini. Selain menghadirkan makanan tradisional, kedai ini juga menawarkan alternatif kuliner yang lebih sehat tanpa mengurangi kenikmatan rasa.
Kehadiran Kedai SINASIMA mendapat sambutan positif dari para pengunjung. Salah satunya, Ibu Merry, yang mengaku terkesan dengan kualitas makanan yang disajikan.

“Makanannya sangat nikmat. Kue lupis segitiganya berbeda dengan yang biasa saya temui. Gulanya menggunakan gula aren sehingga rasanya lebih kaya dan benar-benar enak,” katanya.
Bagi masyarakat perantau asal Sumatera Utara maupun pencinta kuliner nusantara, Kedai SINASIMA menjadi tempat yang tepat untuk menikmati cita rasa Medan sekaligus bersilaturahmi. Sesuai dengan tagline “Marpungu Hita”, kedai ini diharapkan menjadi ruang berkumpul bagi keluarga, sahabat, dan komunitas yang ingin menikmati hidangan khas Medan dalam suasana penuh keakraban.
Kedai SINASIMA buka setiap hari mulai pukul 10.00 WIB hingga tengah malam. Dengan beragam pilihan menu dan konsep sehat yang ditawarkan, kedai ini berpotensi menjadi salah satu destinasi kuliner baru yang menarik di kawasan Jakarta Timur.(red)







Be First to Comment