Meniti bambu di atas air sambil memanggul beban, para Pasis dituntut menjaga keseimbangan, ketahanan, dan kekompakan untuk menaklukkan setiap tantangan dalam latihan kepemimpinan. (Foto: Ist)
JAKARTA, NP – Sebanyak 112 Perwira Menengah (Pamen) TNI dan Polri mengikuti Latihan Kepemimpinan Perwira Siswa Pendidikan Reguler (Latpim Pasis Dikreg) Sekolah Staf dan Komando Angkatan Laut (Seskoal) Angkatan ke-66 Tahun 2026 di Camp Hulu Cai, Ciawi, Bogor.
Latihan yang berlangsung 12-13 Agustus 2026 tersebut dibuka Komandan Seskoal Laksamana Muda TNI Ariantyo Condrowibowo yang diwakili Wadan Seskoal Laksamana Pertama TNI Dr. Ferry Supriady, S.T., M.M., M.Tr.Opsla., CIQaR., Rabu (12/8/2026).
Dari 112 peserta, 100 merupakan Pamen TNI AL, sementara masing-masing empat berasal dari TNI AD, TNI AU, dan Polri. Mereka mendapat pembekalan kepemimpinan dan kejuangan sebagai bagian dari program kurikulum pendidikan Seskoal.
Danseskoal dalam sambutannya yang dibacakan Wadan Seskoal menegaskan, Latpim tidak sekadar menjadi rangkaian kegiatan pendidikan, tetapi diarahkan untuk membentuk kemampuan kepemimpinan yang dapat diterapkan para Pasis dalam penugasan.
“Latihan ini merupakan bagian dari program kurikulum dalam bidang studi kepemimpinan dan kejuangan. Diharapkan ke depan para Pasis dapat mengaplikasikan cara membangun konsep kepemimpinan situasional, mempererat hubungan antaranggota tim, serta menjadi inisiator perubahan dengan baik dan benar,” kata Danseskoal dalam siaran pers, Rabu (12/8/2026).
Kemampuan tersebut diharapkan menjadi bekal bagi para Pasis untuk menjalani pendidikan di Seskoal sekaligus menghadapi tantangan tugas setelah menyelesaikan pendidikan.
Melalui latihan ini, para perwira dituntut tidak hanya memahami teori kepemimpinan, tetapi juga mampu membangun soliditas tim dan mendorong perubahan secara tepat dalam pelaksanaan tugas. (red)







Be First to Comment