Langkah baru dimulai! 493 wisudawan Universitas Pertahanan RI siap menghadapi tantangan global dengan ilmu, integritas, dan semangat juang yang tinggi.(red)
BOGOR, NP – Universitas Pertahanan Republik Indonesia (Unhan RI) menggelar Wisuda Periode II Tahun Akademik 2025 di Aula Merah Putih, Kampus Bela Negara Unhan RI, Sentul, Bogor, pada Kamis (18/9/2025). Dalam acara tersebut, sebanyak 493 lulusan resmi dikukuhkan, yang terdiri dari program Doktor, Magister, Profesi Apoteker, Sarjana, dan Diploma.
Menteri Pertahanan Republik Indonesia, Jenderal TNI (Purn.) Sjafrie Sjamsoeddin, yang diwakili oleh Rektor Unhan RI, Letnan Jenderal TNI (Purn.) Anton Nugroho, menyampaikan apresiasi tinggi kepada para wisudawan. Menhan menegaskan bahwa lulusan Unhan RI merupakan agen perubahan yang diharapkan mampu mengatasi tantangan bangsa, terutama dalam menghadapi dinamika geopolitik global yang semakin kompleks.
Dalam pidatonya, Menhan menggarisbawahi pentingnya pemahaman terhadap isu-isu seperti konflik regional, terorisme, perubahan iklim, hingga perang informasi di era digital. Hal tersebut memerlukan strategi pertahanan yang adaptif dan terintegrasi, dengan penekanan pada teknologi pertahanan modern, seperti kecerdasan buatan, sistem persenjataan mutakhir, dan penguatan keamanan siber.
“Lulusan Unhan RI harus mampu menjadi pemimpin yang visioner, menjawab tantangan pertahanan, dan memperkuat stabilitas nasional serta global,” ujar Menhan dalam amanatnya.

Sebelum prosesi wisuda, Unhan RI juga menggelar Upacara Penutupan Pendidikan Periode II Tahun Akademik 2025 di Kampus Bela Negara Unhan RI, Sentul, Bogor, pada 17 September 2025. Dalam upacara tersebut, Rektor Unhan RI menyatakan bahwa lulusan Unhan RI bukan hanya sekadar pencapaian pribadi, melainkan bagian dari kebanggaan keluarga, almamater, dan bangsa.
Rektor menekankan bahwa lulusan Unhan RI harus memiliki kemampuan berpikir kritis, analisis strategis, serta kepemimpinan transformasional guna menghadapi tantangan global yang kian dinamis. Selain itu, penguasaan terhadap teknologi disruptif, seperti drone dan sistem pertahanan otonom, menjadi keharusan bagi setiap lulusan.
Pada upacara penutupan, diumumkan juga jumlah lulusan Unhan RI pada periode ini, yang meliputi 12 lulusan Doktor, 54 lulusan Magister, 24 lulusan Profesi Apoteker, 229 lulusan Sarjana, dan 174 lulusan Diploma. Sejumlah lulusan berprestasi juga mendapatkan penghargaan atas capaian akademiknya, di antaranya Muhammad Hasanuddin Wahid (Program Doktor, IPK 3,98 – Magna Cum Laude), Raditya Dana Putra (Program Magister, IPK 3,93 – Sangat Memuaskan), dan Muhammad Asar (Program Profesi Apoteker, IPK 4,00 – Dengan Pujian).
Rangkaian kegiatan ini semakin menegaskan komitmen Unhan RI dalam mencetak sumber daya manusia yang unggul dan berdaya saing global, serta memiliki integritas tinggi. Dengan bekal ilmu dan keterampilan yang diperoleh, lulusan Unhan RI diharapkan dapat berperan aktif dalam penguatan pertahanan negara, pembangunan nasional, dan memperkuat posisi Indonesia di kancah internasional.(red)







Be First to Comment