Press "Enter" to skip to content

EAHC Bahas Penguatan Kerja Sama Hidrografi Asia Timur di Jakarta

Social Media Share

Laksamana Madya TNI Dr. Budi Purwanto, Ketua EAHC sekaligus Kepala Hidrografer Indonesia.(Ist)

JAKARTA, NP — Komandan Pusat Hidro-Oseanografi TNI Angkatan Laut (Danpushidrosal) Laksamana Madya TNI Dr. Budi Purwanto, S.T., M.M., membuka secara resmi Konferensi ke-15 East Asia Hydrographic Commission (EAHC) di Hotel Grand Mercure, Kemayoran, Jakarta, Rabu (17/9/2025). Pertemuan ini dihadiri perwakilan International Hydrographic Organization (IHO), delegasi negara anggota EAHC, serta para pemangku kepentingan bidang hidrografi di kawasan Asia Timur.

Dalam kapasitasnya sebagai Kepala Hidrografer Indonesia sekaligus Ketua EAHC, Budi menekankan pentingnya forum ini sebagai ruang strategis untuk memperkuat kerja sama regional di bidang hidrografi, meningkatkan keselamatan pelayaran, dan membangun kapasitas secara berkelanjutan.

“Konferensi EAHC adalah fondasi kolaborasi kita. Di sinilah strategi ditetapkan, kerja sama diperdalam, dan arah masa depan hidrografi di Asia Timur dibentuk,” ujar Budi.

Konferensi ini menjadi wadah untuk meninjau berbagai capaian dalam tiga tahun terakhir, termasuk harmonisasi Electronic Navigational Charts (ENCs) guna meningkatkan konsistensi data navigasi di jalur pelayaran tersibuk dunia. Isu lain yang mengemuka adalah pembangunan Marine Spatial Data Infrastructure (MSDI), yang dinilai semakin relevan dalam mendukung tata kelola kelautan di tingkat nasional maupun regional.

Komandan Pushidrosal Laksamana Madya TNI Dr. Budi Purwanto (tengah) bersama delegasi internasional dalam foto bersama seusai pembukaan Konferensi ke-15 EAHC di Hotel Grand Mercure, Jakarta.(Ist)

EAHC juga menyoroti kontribusi aktif kelompok kerja (working groups) dan koordinator teknis yang dianggap sebagai pilar utama keberhasilan organisasi dalam menghadapi dinamika kawasan.

Beberapa agenda strategis turut dibahas, antara lain penyelarasan Statuta EAHC dengan kebutuhan terkini, penguatan bTerms of Reference untuk MSDI Working Group, serta prosesi serah terima jabatan Ketua EAHC dari Indonesia kepada Tiongkok. Selain itu, konferensi juga memilih Wakil Ketua EAHC yang baru untuk masa jabatan mendatang.

Menutup sambutannya, Budi mengajak seluruh delegasi untuk terus menjaga semangat kolaborasi dalam menghadapi tantangan maritim ke depan.

“Mari kita terus menjaga semangat kolaborasi yang telah menjadi ciri khas EAHC, demi keselamatan maritim dan kemajuan hidrografi di Asia Timur,” kata Budi.

Konferensi EAHC ke-15 dijadwalkan berlangsung selama beberapa hari ke depan, dengan rangkaian diskusi teknis dan pertemuan bilateral antaranggota.(red)

 

Be First to Comment

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *