Koordinator Staf Khusus Presiden AAGN Ari Dwipayana pada “Saka Yoga Festival” sebagai rangkaian acara Dharma Santi Nasional 2023 di Mandala Garuda Candi Prambanan, Minggu (30/4/2023). (Foto: Panitia Dharma Santi Nasional 2023)
DI YOGYAKARTA, NP- Panitia Dharma Santi Nasional tahun 2023, menggelar kegiatan “Saka Yoga Festival” sebagai rangkaian acara Dharma Santi Nasional di Mandala Garuda Candi Prambanan, Minggu (30/4/2023).
Acara dihadiri AAGN Ari Dwipayana (Koordinator Staf Khusus Presiden), Sekretaris Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Ni Wayan Giri Adnyani), Perwakilan Dirjen Bimas Hindu (Indro), Ketua Panitia Dharma Shanti Nasional (Laksamana Pertama TNI I Gung Alit Jaya), perwakilan Bimas Hindu, DIY, Perwakilan Bimas Hindu Jateng, perwakilan PHDI DIY, perwakilan PHDI Jateng, GM Candi Prambanan, perwakilan Tokoh Lintas Agama, dan 500 an pesertanya Saka Yoga Festival, baik dari Komunitas Yoga, maupun dari masyarakat umum.
Acara diawali dengan doa lintas agama, dari Hindu, dari Islam, dari Kristen, dari Katolik, dari Budha, dan juga dari Konghucu, yang dilanjutkan dengan Laporan Ketua Panitia, Pengantar Koordinator Staf Khusus Presiden, serta sambutan Sekretaris Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, yang dilanjutkan dengan penyerahan matras kepada perwakilan peserta, menandakan dimulainya kegiatan Saka Yoga Festival.
Dengan instruktur Ketut Artana, Ningrum Ambarsari, dan Sri Ratikah, dan dimeriahkan hiburan Upekshakustik dan Arya Suarnata yang membawakan beberapa lagu untuk memeriahkan Saka Yoga Festival tahun ini.
AAGN Ari Dwipayana menegaskan, Saka Yoga Festival yang mengangkat tema “Yogas Citta Vrtti Nirodhah”.
“Yogas Citta Vrtti Nirodha sarat dengan makna, dimana melalui Yoga kita kendalikan pikiran, rasa, dan perilaku menuju kualitas hidup yang lebih baik,” tegas Ari Dwipayana dalam keterangan tertulisnya.
Untuk itu, Ari Dwipayana mengajak semua pihak kegiatan kembali menggalakkan Yoga dan memasyarakatkan Yoga dengan menyertakan Candi Prambanan sebagai titik pusat konsentrasi.
Menurutnya, Yoga merupakan upaya penyatuan dalam tubuh, karena Yoga bukan hanya sebuah olah raga semata. Namun semua orang harus mengenali tubuhnya dengan baik tanpa memandang apa latar belakang dari orang tersebut.
Ari Dwipayana menjelaskan esensi dari Yoga adalah mengendalikan pikiran, mengasah Rasa kita, mengasah Budi, sehingga kita bisa merasa lebih tenang dan memiliki kualitas hidup yang lebih baik.
Pada kesempatan sama, Sekretaris Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf), Ni Wayan Giri Adnyani menyambut baik Saka Yoga Festival karena mampu menumbuhkan rasa kekeluargaan, kebersamaan, toleransi dan rasa kebangsaan yang sama diantara kita.
“Kegiatan yoga kali ini merupakan salah satu kegiatan wisata religi yang mampu mendatangkan wisatawan dan harus terus dilestarikan,” ucap Giri Adnyani.
Baik Ari Dwipayana maupun Giri Adyani berharap event ini menjadi festival tahunan yang terus berjalan karena pada dasarnya, pada saat kita melaksanakan Nyepi sebenarnya juga merupakan pelaksanaan Yoga. Sehingga ini menjadi suatu kegiatan yang sangat penting untuk dilakukan menurut dua tokoh Hindu Nasional ini.(dito)







Be First to Comment