Arus kendaraan meninggalkan Jabotabek mulai meningkat menjelang libur Hari Kemerdekaan RI, Sabtu (15/8/2026). Sebanyak 369.587 kendaraan tercatat bergerak menuju sejumlah daerah tujuan.(Foto: Ist)
JAKARTA, NP – Arus kendaraan meninggalkan wilayah Jabotabek melonjak menjelang libur Hari Kemerdekaan Republik Indonesia. PT Jasa Marga (Persero) Tbk mencatat sebanyak 369.587 kendaraan meninggalkan Jabotabek pada H-3 hingga H-2 libur HUT RI, Jumat-Sabtu (14-15/8/2026).
Jumlah tersebut merupakan akumulasi lalu lintas di empat Gerbang Tol (GT) Utama, yakni GT Cikupa arah Merak, GT Ciawi arah Puncak, GT Cikampek Utama arah Trans Jawa dan GT Kalihurip Utama arah Bandung. Volume kendaraan itu meningkat 11,97% dibandingkan lalu lintas normal.
Dari total tersebut, arus kendaraan paling banyak bergerak ke arah Timur, yakni Trans Jawa dan Bandung, mencapai 180.331 kendaraan atau 48,8%. Sebanyak 97.066 kendaraan atau 26,3% bergerak ke arah Barat melalui Merak, sementara 92.190 kendaraan atau 24,9% menuju kawasan Puncak.
Direktur Utama Jasa Marga Rivan A. Purwantono mengatakan, lonjakan mobilitas masyarakat selama libur HUT RI harus diantisipasi dengan perencanaan perjalanan yang matang.
“Dengan meningkatnya mobilitas masyarakat selama periode libur Hari Kemerdekaan RI, kami mengimbau pengguna jalan untuk merencanakan perjalanan dengan baik dan memanfaatkan aplikasi Travoy untuk mendapatkan informasi kondisi lalu lintas terkini. Melalui informasi tersebut, pengguna jalan dapat menyesuaikan waktu perjalanan dan mempersiapkan perjalanan sesuai dengan kondisi lalu lintas di lapangan,” ujar Rivan dalam keterangan pers, Minggu (16/8/2026).
Menurut Jasa Marga, Travoy dapat dimanfaatkan pengguna jalan untuk memantau kondisi lalu lintas terkini, CCTV real time, tarif tol, hingga lokasi dan fasilitas rest area. Informasi tersebut diharapkan membantu masyarakat menentukan waktu keberangkatan dan lokasi istirahat selama perjalanan.
Di jalur Timur, kendaraan menuju Trans Jawa melalui GT Cikampek Utama Jalan Tol Jakarta-Cikampek tercatat 85.790 kendaraan, atau meningkat 33,68% dibandingkan lalu lintas normal. Sementara kendaraan menuju Bandung melalui GT Kalihurip Utama Jalan Tol Cipularang mencapai 94.541 kendaraan, naik 22,41%.
Jika digabungkan, arus menuju Trans Jawa dan Bandung mencapai 180.331 kendaraan atau meningkat 27,53% dari kondisi normal.
Sebaliknya, arus menuju Barat melalui GT Cikupa Jalan Tol Tangerang-Merak tercatat 97.066 kendaraan. Angka tersebut justru 5,44% lebih rendah dibandingkan lalu lintas normal.
Sementara itu, kendaraan menuju Selatan melalui GT Ciawi Jalan Tol Jagorawi mencapai 92.190 kendaraan, atau meningkat 7,18% dari kondisi normal.
Khusus pada H-2 libur HUT RI atau Sabtu (15/8/2026), arus kendaraan juga masih terkonsentrasi di jalur Timur dan Selatan. Sebanyak 94.386 kendaraan bergerak menuju Trans Jawa dan Bandung melalui GT Cikampek Utama serta GT Kalihurip Utama, meningkat 31,74% dibandingkan lalu lintas normal. Adapun kendaraan menuju Puncak mencapai 50.678 kendaraan, naik 8,62%.
Jasa Marga mengingatkan pengguna jalan tidak hanya mengandalkan informasi lalu lintas, tetapi juga memastikan kesiapan kendaraan dan kondisi fisik pengemudi sebelum berangkat. Kecukupan bahan bakar dan saldo kartu uang elektronik juga perlu dipastikan.
Pengguna jalan yang merasa lelah diminta segera beristirahat di rest area dan tidak memaksakan diri melanjutkan perjalanan. Jasa Marga juga mengimbau pengguna jalan mematuhi rambu lalu lintas serta mengikuti arahan petugas di lapangan. (red)







Be First to Comment