Dirut Jasa Marga Rivan A. Purwantono dan rombongan kunjungi Wali Kota Bandung Muhammad Farhan. (Ist)
BANDUNG, NP — PT Jasa Marga (Persero) Tbk bersama Pemerintah Kota Bandung menjajaki kerja sama strategis untuk merevitalisasi sejumlah gerbang tol utama di Ruas Tol Cipularang sebagai ikon kota. Inisiatif ini diharapkan memperkuat citra Bandung sebagai kota kreatif serta meningkatkan pengalaman visual pengguna jalan.
Pembahasan dilakukan dalam kunjungan kerja Direktur Utama Jasa Marga Rivan A. Purwantono dan Direktur Bisnis Reza Febriano ke Kantor Wali Kota Bandung, Senin (25/8/2025). Rombongan Jasa Marga diterima langsung oleh Wali Kota Bandung Muhammad Farhan.
Direktur Utama Jasa Marga, Rivan A. Purwantono, menyatakan, pihaknya menyambut baik inisiatif dari Pemkot Bandung. Menurut dia, Jasa Marga siap mendukung aspek teknis perencanaan, pemenuhan regulasi, serta integrasi fungsi operasional jalan tol dengan nilai estetika dan penguatan identitas kota.
“Revitalisasi ikon tidak sekadar mengubah tampilan gerbang tol, melainkan peneguhan citra kota. Prinsip keselamatan, aksesibilitas, dan keselarasan lingkungan tetap menjadi acuan utama,” ujar Rivan dalam keterangan tertulis, Rabu (27/8/2025).
Ia menambahkan, pelaksanaan rencana ini akan melibatkan koordinasi intensif dengan Badan Pengatur Jalan Tol (BPJT) dan Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR), guna memastikan kepatuhan terhadap regulasi dan minimalisasi risiko operasional.
Pemkot Bandung tengah menyiapkan konsep pembangunan ikon kota pada enam gerbang tol utama, yakni GT Pasteur, GT Pasir Koja, GT Kopo, GT Moh. Toha, GT Buah Batu, dan GT Cileunyi. Salah satu usulan yang disampaikan Wali Kota Bandung Muhammad Farhan adalah menghadirkan replika pesawat N219, hasil produksi PT Dirgantara Indonesia, sebagai simbol khas kota.
“Gerbang-gerbang tol merupakan pintu masuk utama ke Bandung. Penataan ikon di titik-titik tersebut dapat menjadi penguat narasi kota sekaligus landmark visual bagi masyarakat maupun wisatawan,” kata Farhan.
Selain bertemu dengan Pemerintah Kota Bandung, jajaran direksi Jasa Marga juga meninjau Rest Area Travoy KM 88A di Ruas Tol Cipularang untuk memastikan pemenuhan Standar Pelayanan Minimum (SPM). Kunjungan ini sekaligus menjadi momentum untuk menjajaki pengembangan bisnis dan kemitraan di kawasan rest area.
Rombongan juga mengunjungi Kantor Representative Office 3 Jasamarga Metropolitan Tollroad (RO3 JMT) sebagai bagian dari penyelarasan arah kepemimpinan dan penguatan layanan operasional. Hadir dalam kunjungan tersebut antara lain Direktur Pengembangan Usaha Jasa Marga M. Agus Setiawan.
Jasa Marga dan Pemkot Bandung berharap, kolaborasi ini mampu menghadirkan wajah baru infrastruktur tol yang tidak hanya fungsional, tetapi juga memiliki nilai kebanggaan dan daya tarik. Upaya ini juga diproyeksikan memberi dampak ekonomi melalui peningkatan aktivitas sekitar serta mendukung sektor pariwisata.(red)







Be First to Comment