Press "Enter" to skip to content

Kemenhub Tutup Sementara Penyeberangan Bali Saat Nyepi 2026

Social Media Share

Suasana hening di Pelabuhan Padang Bai menyambut Nyepi 2026.(Foto: Ist)

JAKARTA, NP – Kementerian Perhubungan (Kemenhub) menetapkan pengaturan penyeberangan selama Perayaan Hari Suci Nyepi Tahun Baru Saka 1948. Langkah ini sekaligus untuk menghormati Hari Raya Nyepi dan mengatur mobilitas masyarakat, mengingat waktunya berdekatan dengan Hari Raya Idulfitri 1447 Hijriah.

Pengaturan ini diatur dalam Surat Keputusan Bersama (SKB) Nomor: KP-DRJD 854 Tahun 2026, Nomor: HK.201/1/21DJPL/2026, Nomor: 20/KPTS/Db/2026, dan Nomor: Kep/43/II/2026 tanggal 5 Februari 2026. SKB tersebut ditandatangani oleh Dirjen Perhubungan Darat dan Dirjen Perhubungan Laut Kemenhub, Kakorlantas Polri, serta Dirjen Bina Marga KemenPU.

Direktur Jenderal Perhubungan Darat, Aan Suhanan, menjelaskan, layanan penyeberangan dari dan menuju Bali akan ditutup sementara. “Langkah ini dilakukan untuk menghormati Hari Raya Nyepi sekaligus memastikan pengaturan penyeberangan tetap terkendali karena berdekatan dengan Lebaran,” ujar Aan di Jakarta, Senin (2/3/2026).

Penutupan operasional dilakukan di Pelabuhan Padang Bai – Lembar serta Pelabuhan Ketapang – Gilimanuk. Jadwal penutupan sementara sebagai berikut:

  • Pelabuhan Ketapang: Rabu, 18 Maret 2026 pukul 17.00 – Jumat, 20 Maret 2026 pukul 06.00
  • Pelabuhan Gilimanuk: Kamis, 19 Maret 2026 pukul 05.00 – Jumat, 20 Maret 2026 pukul 06.00
  • Pelabuhan Lembar: Rabu, 18 Maret 2026 pukul 21.00 – Jumat, 20 Maret 2026 pukul 01.30
  • Pelabuhan Padang Bai: Kamis, 19 Maret 2026 pukul 04.00 – Jumat, 20 Maret 2026 pukul 11.30

Aan mengimbau masyarakat untuk menyesuaikan jadwal keberangkatan dan selalu memantau informasi resmi dari Ditjen Hubdat maupun operator pelabuhan. “Kami minta masyarakat mengatur perjalanan dengan baik agar tidak terdampak penutupan sementara ini,” pungkasnya. (red)

 

Be First to Comment

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *