Press "Enter" to skip to content

TNI AL Amankan dan Bongkar 2.545 Paket Sembako Bantuan Presiden untuk Korban Gempa Sikka

Social Media Share

Sebanyak 2.545 paket sembako bantuan Presiden RI tiba di Maumere dan siap disalurkan kepada masyarakat terdampak gempa di Sikka.(Foto: Ist)

JAKARTA, NP – TNI AL, dalam hal ini prajurit Lanal Maumere, disiagakan untuk mengamankan dan membantu proses pembongkaran bantuan sembako dari Presiden Republik Indonesia yang tiba di Bandara Fransiskus Xaverius Seda, Maumere, Kabupaten Sikka, Nusa Tenggara Timur, Minggu (16/8/2026).

Bantuan tersebut diperuntukkan bagi masyarakat Kabupaten Sikka yang terdampak musibah gempa bumi Mbay, Kabupaten Nagekeo.

Pesawat TNI Super Hercules C-130 A-1343 yang membawa ribuan paket bantuan mendarat di Bandara Fransiskus Xaverius Seda pada pukul 09.10 WITA setelah bertolak dari Bandara Halim Perdanakusuma (HLP), Jakarta.

Sebanyak 2.545 kantong sembako dikirimkan sebagai bantuan dari Presiden RI. Setiap paket berisi beras, gula pasir, margarin, kopi bubuk, sarden, susu kental manis, dan teh.

Bantuan sembako tersebut selanjutnya akan didistribusikan secara bertahap kepada warga terdampak guna meringankan beban masyarakat Kabupaten Sikka.

Proses pemindahan bantuan dilakukan secara sinergis oleh personel gabungan prajurit Lanal Maumere, Kodim 1603/Sikka, dan personel Polres Sikka. Seluruh paket bantuan dipindahkan dari pesawat ke truk pengangkut untuk selanjutnya digeser ke Posko Aju (Pos Perlan Maumere) yang berada di area bandara.

Di posko tersebut, bantuan akan melalui proses inventarisasi sebelum didistribusikan ke titik-titik terdampak.

Komandan Lanal Maumere Kolonel Laut (P) Yoyok Ary Nugroho menegaskan, pengerahan prajurit TNI AL dalam penanggulangan bencana merupakan arahan Presiden RI Prabowo Subianto yang telah memerintahkan seluruh jajaran pemerintah dan TNI bergerak cepat melakukan penanganan serta memastikan masyarakat terdampak mendapatkan bantuan yang dibutuhkan.

“Pengerahan prajurit TNI AL dalam penanggulangan bencana ini merupakan arahan Presiden RI Prabowo Subianto yang telah memerintahkan seluruh jajaran pemerintah dan TNI untuk bergerak cepat melakukan penanganan dan memastikan masyarakat yang terdampak mendapatkan bantuan yang dibutuhkan,” tegas Yoyok.

Menurutnya, aksi tanggap cepat tersebut merupakan wujud nyata komitmen TNI AL untuk selalu hadir di tengah masyarakat yang membutuhkan, khususnya dalam memberikan penanganan darurat bencana dan memastikan penyaluran bantuan kemanusiaan dapat menjangkau seluruh kawasan terdampak.

Aksi tersebut sekaligus menjadi bukti nyata implementasi Operasi Militer Selain Perang (OMSP) yang diperintahkan Laksamana TNI Dr. Muhammad Ali. (red)

Be First to Comment

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *