Para Pasis Dikreg Seskoal angkatan ke-65 tampak fokus mengikuti rangkaian pembukaan Latihan Oyu OMSP sebagai bagian peningkatan kemampuan operasi non-tempur.(Foto: Ist)
JAKARTA, NP – Komandan Sekolah Staf dan Komando Angkatan Laut (Seskoal) Laksamana Muda TNI Ariantyo Condrowibowo selaku Pimpinan Umum Latihan (Pimumlat), yang diwakili Direktur Pendidikan (Dirdik) Seskoal Kolonel Laut (P) Baharudin Anwar, S.T., M.M. selaku Direktur Latihan (Dirlat), membuka Latihan Olah Yudha Operasi Militer Selain Perang (Oyu OMSP) bagi Perwira Siswa (Pasis) Pendidikan Reguler (Dikreg) Seskoal angkatan ke-65 TA 2026. Kegiatan tersebut berlangsung di Amphitheater Pusoyu Seskoal, Cipulir, Kebayoran Lama, Jakarta Selatan, Selasa (28/4/2026).
Latihan Oyu OMSP mengusung tema “Kogasgabpad Melaksanakan Operasi Membantu Menanggulangi Akibat Bencana Alam Pengungsian dan Pemberian Bantuan Kemanusiaan di Wilayah Aceh, Sumatera Barat, Banjarmasin, Palu serta Operasi SAR di Perairan Maluku dalam rangka mendukung tugas pokok TNI.”
Tujuan latihan ini adalah meningkatkan kemampuan manajerial, strategis, dan taktis para Pasis Dikreg Seskoal dalam merencanakan serta mengendalikan operasi militer non-tempur.
Dalam sambutannya yang dibacakan Dirdik Seskoal, Danseskoal menegaskan bahwa latihan Oyu OMSP dilaksanakan untuk mengasah kemampuan Pasis dalam mengintegrasikan alutsista dan personel dalam skenario kedaruratan. Selain itu, latihan ini juga bertujuan melatih kecepatan pengambilan keputusan di bawah tekanan situasi bencana yang dinamis.
“Latihan ini juga menjadi sarana bagi Pasis Dikreg Seskoal untuk mengaplikasikan doktrin, taktik, dan prosedur yang telah dipelajari di kelas, sekaligus berinovasi dalam pemecahan persoalan penanggulangan bencana,” ujarnya. (red)







Be First to Comment