Press "Enter" to skip to content

Lomba Foto Peradilan 2026, Upaya MA Dekatkan Pengadilan dengan Masyarakat

Social Media Share

Rapat perdana Kelompok Kerja Lomba Foto Peradilan Tahun 2026 digelar di Jakarta, Jumat (30/10/2026), untuk mematangkan persiapan penyelenggaraan dan memperkuat partisipasi publik dalam memotret wajah peradilan Indonesia. (Foto: Ist)

 

JAKARTA, NP – Mahkamah Agung (MA) kembali menyiapkan Lomba Foto Peradilan Tahun 2026 sebagai sarana mempererat hubungan antara lembaga peradilan dan masyarakat. Melalui kompetisi fotografi ini, MA ingin membuka ruang partisipasi publik untuk merekam, mengenal, dan menyampaikan potret kehidupan peradilan Indonesia yang melayani, berintegritas, dan profesional.

Ketua Kamar Pembinaan MA, Syamsul Ma’arif, mengatakan lomba tersebut merupakan salah satu instrumen komunikasi publik untuk membangun kedekatan antara pengadilan dan masyarakat. Melalui karya fotografi, masyarakat diharapkan dapat melihat realitas kehidupan peradilan dari berbagai sudut pandang secara jujur, transparan, dan humanis.

“Maknanya tentu kita ingin mendekatkan pengadilan dengan masyarakat dan lomba foto ini merupakan salah satu instrumennya,” ujar Syamsul saat membuka rapat perdana (kickoff meeting) Kelompok Kerja Lomba Foto Peradilan Tahun 2026 di Jakarta, Jumat (30/10/2026).

Menurut Syamsul, lomba tersebut tidak sekadar menjadi ajang kompetisi dan pemberian penghargaan kepada para pemenang. Lebih dari itu, kegiatan ini membawa pesan tentang pentingnya mewujudkan peradilan yang memberikan pelayanan tanpa transaksi, bebas korupsi, menjunjung tinggi integritas, serta menjalankan tugas secara profesional demi memperoleh kepercayaan masyarakat.

Syamsul menjelaskan, Lomba Foto Peradilan telah diselenggarakan sejak 2021 sebagai bagian dari rangkaian Refleksi Mahkamah Agung. Pada 2021 dan 2022, lomba mengangkat tema “Pengadilan yang Melayani Masyarakat”. Pada 2023, tema yang diusung adalah “Integritas dalam Lensa”, sekaligus dengan penambahan kategori khusus jurnalis atau pewarta foto.

Pada 2024, lomba mengangkat tema “Integritas Peradilan dalam Lensa”, sedangkan pada 2025 mengusung tema “Pengadilan Bermartabat – Negara Berdaulat”. Pengumuman pemenang pada 2025 juga disinergikan dengan kegiatan Refleksi Akhir Tahun Mahkamah Agung.

Untuk penyelenggaraan 2026, tema lomba masih akan dimatangkan oleh kelompok kerja. Syamsul berharap tema yang dipilih mampu merepresentasikan wajah pelayanan prima peradilan sekaligus mencerminkan harapan masyarakat terhadap lembaga peradilan.

Lomba Foto Peradilan Tahun 2026 direncanakan melibatkan tiga kategori peserta, yakni warga peradilan, masyarakat umum dan pelajar, serta jurnalis. Keterlibatan berbagai kelompok tersebut diharapkan dapat menghadirkan perspektif yang beragam mengenai kehidupan, integritas, dan pelayanan di lingkungan peradilan.

Syamsul juga berharap karya-karya terbaik peserta dapat ditampilkan dalam kegiatan Refleksi Akhir Tahun Mahkamah Agung. Untuk mewujudkan rencana tersebut, ia meminta seluruh anggota kelompok kerja dan mitra pendukung memperkuat koordinasi, mengingat waktu persiapan yang relatif terbatas.

Setiap tahapan penyelenggaraan, lanjutnya, perlu dipersiapkan secara cermat agar pelaksanaan lomba berjalan sesuai jadwal dan menghasilkan karya-karya yang mampu menyampaikan pesan positif mengenai dunia peradilan.

Rapat perdana kelompok kerja yang digelar pada Jumat (30/10/2026) tersebut menjadi langkah awal untuk mengoordinasikan berbagai kebutuhan penyelenggaraan, mulai dari pembahasan tema dan kategori peserta hingga aspek teknis pelaksanaan.

Rapat turut dihadiri Kepala Badan Urusan Administrasi MA, Kepala Biro Hukum dan Humas, Kepala Biro Keuangan, Hakim Yustisial, pejabat eselon III dan IV Biro Hukum dan Humas, Tim Asistensi Pembaruan Peradilan, serta jajaran terkait.

Sebagai gambaran, Lomba Foto Peradilan 2025 berhasil menjaring 811 peserta dari kategori warga peradilan, masyarakat umum, dan jurnalis. Para pemenang diundang ke Jakarta untuk menerima sertifikat, trofi, dan hadiah yang diserahkan langsung oleh pimpinan MA dalam rangkaian kegiatan Refleksi Akhir Tahun.

Melalui penyelenggaraan tahun ini, MA berharap Lomba Foto Peradilan semakin memperluas partisipasi publik dalam mengenal dan menyampaikan potret dunia peradilan. Selain menjadi ajang kreativitas, lomba ini diharapkan dapat memperkuat keterbukaan informasi dan kepercayaan masyarakat terhadap lembaga peradilan.

Masyarakat yang berminat mengikuti lomba diharapkan terus memantau informasi resmi mengenai Lomba Foto Peradilan Tahun 2026, termasuk tema, persyaratan, dan jadwal pelaksanaannya. (red)

 

Be First to Comment

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *