Ilustrasi – Pelanggan kereta api dapat mengisi ulang air minum secara gratis di stasiun yang menyediakan fasilitas tersebut. KAI mendorong kebiasaan membawa tumbler sebagai langkah sederhana mengurangi penggunaan plastik sekali pakai. (Foto: Ist)
JAKARTA, NP – PT Kereta Api Indonesia (Persero) atau KAI menyediakan fasilitas air minum gratis di sejumlah stasiun untuk mendukung kenyamanan pelanggan sekaligus mendorong kebiasaan menggunakan botol minum yang dapat dipakai berulang kali atau tumbler.
Fasilitas ini memberikan pilihan bagi pelanggan untuk mengisi ulang air minum selama berada di stasiun, baik sebelum melanjutkan perjalanan jarak jauh maupun saat menggunakan kereta api lokal untuk menunjang aktivitas sehari-hari.
KAI mencatat sebanyak 43.959.327 pelanggan menggunakan layanan kereta api jarak jauh dan lokal sepanjang Januari-September 2026. Jumlah tersebut meningkat 8,33% dibandingkan periode yang sama pada 2025, yang mencapai 40.578.525 pelanggan.
Seiring dengan meningkatnya mobilitas masyarakat, KAI telah menyelesaikan pemasangan fasilitas air minum di 58 stasiun dengan total 124 unit yang tersebar di 70 area. Fasilitas tersebut tersedia di sejumlah stasiun, antara lain Gambir, Pasar Senen, Bekasi, Bandung, Yogyakarta, Solo Balapan, Madiun, Surabaya Gubeng, Malang, dan Tanjungkarang.
Vice President Corporate Communication KAI Anne Purba mengatakan, penyediaan fasilitas tersebut merupakan bagian dari upaya perusahaan dalam memenuhi kebutuhan pelanggan selama berada di stasiun.
“Setiap pelanggan memiliki kebiasaan berbeda saat bepergian. Kami berharap fasilitas air minum gratis ini bisa menjadi pilihan bagi pelanggan yang membawa tumbler, sehingga mereka dapat mengisi ulang air minum ketika fasilitas tersedia,” ujar Anne dalam keterangan tertulis, Selasa (27/10/2026).
Selain mendukung kebutuhan pelanggan, fasilitas air minum gratis juga diharapkan mendorong kebiasaan mengurangi penggunaan botol plastik sekali pakai. Dengan membawa tumbler dan mengisinya kembali, pelanggan memiliki alternatif untuk memenuhi kebutuhan air minum tanpa harus selalu membeli minuman dalam kemasan.
Upaya tersebut menjadi bagian dari penerapan prinsip keberlanjutan (sustainability) melalui kebiasaan sederhana yang dapat dilakukan selama perjalanan. Meski demikian, dampaknya terhadap pengurangan sampah plastik bergantung pada konsistensi pelanggan dalam menggunakan tumbler serta memanfaatkan fasilitas yang tersedia.
“Kami mengajak pelanggan memanfaatkan fasilitas yang tersedia dan membawa tumbler jika memungkinkan. Kebiasaan sederhana yang dilakukan berulang kali dapat menjadi bagian dari upaya menjaga lingkungan selama bepergian,” kata Anne.
KAI terus memperhatikan kebutuhan pelanggan melalui penyediaan fasilitas pendukung yang mengutamakan kenyamanan perjalanan sekaligus mendorong perilaku yang lebih ramah lingkungan. Pelanggan dapat menanyakan lokasi fasilitas air minum gratis kepada petugas di stasiun. (red)







Be First to Comment