Paling kiri, lifter muda Indonesia Tita Nurcahya Melyani, sukses membuka raihan medali bagi Kontingen Merah Putih pada ajang Islamic Solidarity Games (ISG) 2025 di Riyadh, Arab Saudi. (Foto: NOC Indonesia)
RIYADH, NP – Cabang angkat besi menjadi pembuka raihan medali bagi kontingen Indonesia pada ajang Islamic Solidarity Games (ISG) 2025 di Riyadh, Arab Saudi. Bertanding di Boulevard City, lifter muda Tita Nurcahya Melyani sukses meraih tiga medali perak dari nomor 48 kg putri, Sabtu (8/11/2025).
Atlet kelahiran 2005 itu tampil konsisten dengan angkatan 68 kg pada snatch dan 85 kg pada clean and jerk, membukukan total 153 kg. Hasil ini bukan hanya mempersembahkan medali bagi Indonesia, tetapi juga memecahkan rekor pribadinya sebelumnya, yakni 150 kg.
“Alhamdulillah saya bersyukur bisa mempersembahkan medali untuk Indonesia. Ini menjadi motivasi besar untuk terus berprogres dan memperbaiki catatan angkatan di kompetisi berikutnya,” ujar Tita seusai pertandingan, Sabtu (8/11/2025).
Medali emas diraih lifter Turki Gamez Altun dengan total 172 kg (snatch 72 kg, clean and jerk 100 kg). Sementara perunggu diraih Nuray Abilova dari Kazakhstan dengan total 144 kg (snatch 65 kg, clean and jerk 79 kg).
Chef de Mission (CdM) Tim Indonesia, Endri Erawan, yang hadir langsung di lokasi pertandingan, menyampaikan apresiasinya atas penampilan gemilang Tita. Menurutnya, hasil ini menjadi bukti nyata pembinaan atlet muda yang berjalan baik di bawah naungan PB PABSI.
“Sebagai atlet muda, Tita tampil luar biasa dengan mental juara. Ia tidak hanya menyumbangkan medali perdana bagi Indonesia, tetapi juga menunjukkan potensi besar generasi penerus angkat besi kita,” ujar Endri.
Endri berharap pencapaian tersebut menjadi pemicu semangat bagi seluruh atlet cabang olahraga lain yang tengah berjuang di ISG Riyadh. “Ini awal yang positif. Semoga menjadi dorongan untuk menambah koleksi medali bagi Indonesia,” tambahnya.
Sebelumnya, tim pencak silat Indonesia sempat meraih medali perunggu, namun cabang tersebut masih berstatus demo sport, sehingga belum dihitung dalam klasemen resmi perolehan medali.
Kontingen Indonesia pada ISG 2025 menurunkan 39 atlet dari tujuh cabang olahraga, dengan dukungan penuh sponsor resmi, antara lain Mills, BAIC Indonesia, Aice, Kings Travel, TikTok, Perumnas, dan SVRG. (Wahyu Wepe)







Be First to Comment