Panitia dan peserta berfoto bersama usai pengundian AFC Asian Futsal Cup 2026 di Jakarta, Rabu (5/11). Indonesia kembali menjadi tuan rumah turnamen futsal Asia.(Ist)
JAKARTA, NP — Indonesia kembali mencatat sejarah di kancah futsal Asia. Proses pengundian (drawing) AFC Asian Futsal Cup 2026 resmi digelar di MNC Conference Hall, Jakarta, Rabu (5/11) pukul 14.00 WIB, menandai dimulainya persiapan menuju turnamen bergengsi yang akan berlangsung pada 27 Januari hingga 7 Februari 2026.
Acara pengundian dipandu oleh Randy Tanaya dengan Vennard Hutabarat sebagai pengundi bola. Momen ini menjadi spesial karena setelah 24 tahun, Indonesia kembali dipercaya menjadi tuan rumah ajang futsal tingkat Asia. Dua arena utama, yakni Indonesia Arena, GBK Senayan dan Jakarta International Velodrome, Rawamangun, dipastikan menjadi panggung utama perhelatan edisi ke-18 tersebut.
Sebanyak 16 tim akan berlaga, yaitu Indonesia, Iran, Thailand, Jepang, Uzbekistan, Vietnam, Afghanistan, Irak, Kuwait, Tajikistan, Arab Saudi, Kirgistan, Australia, Lebanon, Korea Selatan, dan Malaysia.
Hasil undian menempatkan Indonesia di Grup A bersama Irak, Kirgizstan, dan Korea Selatan. Laga pembuka tim Merah Putih akan mempertemukan mereka dengan Korea Selatan. Sementara itu, Grup B dihuni Thailand, Vietnam, Kuwait, dan Lebanon; Grup C berisi Jepang, Uzbekistan, Tajikistan, dan Australia; serta Grup D mempertemukan Iran, Afghanistan, Arab Saudi, dan Malaysia.
Ketua Umum Federasi Futsal Indonesia (FFI) Michael Sianipar menyampaikan apresiasi atas kepercayaan yang diberikan Konfederasi Sepak Bola Asia (AFC) kepada Indonesia.
“Kami merasa terhormat dapat menjadi tuan rumah ajang bergengsi ini dan membagikan semangat Indonesia terhadap futsal kepada seluruh Asia. Hari ini menandai awal babak baru perayaan keterampilan, kerja sama tim, dan persatuan. Kami berharap seluruh peserta dapat tampil maksimal, dan bersama-sama menghadirkan turnamen yang luar biasa tahun depan,” ujarnya.
Pelatih Kepala Timnas Futsal Indonesia Héctor Souto menilai turnamen ini sebagai momentum penting dalam pembangunan tim nasional.
“Turnamen ini penting bagi kami, apalagi dimainkan di rumah sendiri. Namun kami memandangnya sebagai bagian dari proyek jangka panjang menuju 2028. Fokus kami adalah memperkuat identitas permainan dan meningkatkan kematangan kompetitif. Kami ingin menunjukkan perkembangan lewat performa, bukan sekadar prediksi,” ungkap Souto.
Sementara legenda futsal Indonesia Vennard Hutabarat menyebut penunjukan Indonesia sebagai tuan rumah merupakan momen kebangkitan futsal nasional.
“Setelah 24 tahun, kita akhirnya kembali menjadi host. Ini sebuah keberuntungan besar di tengah perkembangan futsal Indonesia yang begitu pesat. Dengan pelatih berkualitas dan dukungan federasi yang kuat, saya yakin kita layak menjadi tuan rumah dan bisa meraih hasil terbaik,” katanya.
Hasil drawing ini sekaligus menegaskan kesiapan Indonesia menghadirkan AFC Asian Futsal Cup 2026 sebagai turnamen terbaik di Asia, sekaligus momentum menunjukkan kapasitas Tanah Air sebagai tuan rumah yang solid dan profesional. (Wahyu Wepe)







Be First to Comment