Anak-anak Kampung Sesor tampak ceria saat bermain dan berinteraksi bersama personel Satgas TMMD Ke-129, Selasa (11/8/2026). Momen tersebut menjadi gambaran kedekatan dan penerimaan masyarakat terhadap kehadiran TNI di kampung mereka.(Foto: Ist)
SORONG SELATAN, NP – Bukan hanya pembangunan jalan dan fasilitas umum yang menjadi warna TMMD Ke-129 di Kampung Sesor, Distrik Wayer, Kabupaten Sorong Selatan. Di sela aktivitas Satgas, tawa anak-anak justru menghadirkan wajah lain dari pengabdian prajurit TNI: dekat, humanis, dan penuh keakraban.
Memasuki H+26 atau hari ke-27 pelaksanaan TMMD, Selasa (11/8/2026), anak-anak Kampung Sesor tampak antusias mendekati personel Satgas. Mereka bermain, bercanda, dan berinteraksi tanpa sekat, menciptakan suasana hangat di tengah kesibukan prajurit menyelesaikan berbagai sasaran pembangunan.
Kedekatan itu menunjukkan bahwa kehadiran TNI di Kampung Sesor tidak hanya dirasakan melalui pembangunan fisik. Interaksi sehari-hari dengan warga menjadi bagian penting dalam membangun komunikasi sosial sekaligus menumbuhkan rasa kebersamaan antara prajurit dan masyarakat.
Dansatgas TMMD Ke-129 Kodim 1807/Sorong Selatan Letkol Czi Paulus Caessario Prasetyo mengatakan, kebersamaan dengan masyarakat, termasuk anak-anak, merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari pelaksanaan TMMD. “Kami tidak hanya datang untuk membangun sarana dan prasarana, tetapi juga ingin hadir dan berbaur bersama masyarakat. Melihat anak-anak dapat bermain dan bergembira bersama anggota Satgas menjadi kebahagiaan tersendiri bagi kami,” ujar Paulus dalam keterangan pers, Selasa (11/8/2026).
Menurut Paulus, momen sederhana tersebut justru memiliki arti penting. Kedekatan prajurit dengan warga dapat memperkuat hubungan emosional sekaligus memperlihatkan bahwa TNI hadir sebagai bagian dari kehidupan masyarakat.
Suasana akrab itu juga membuat anak-anak tidak canggung berkomunikasi dengan personel Satgas. Dari interaksi sederhana tersebut, nilai-nilai kebersamaan, sportivitas, kedisiplinan, dan gotong royong dapat diperkenalkan kepada generasi muda.
Bagi masyarakat Kampung Sesor, kehadiran Satgas TMMD pun bukan semata tentang pekerjaan fisik yang dikerjakan dari hari ke hari. Ada hubungan sosial yang tumbuh, ada keakraban yang terbentuk, dan ada kenangan yang perlahan tercipta selama prajurit berada di tengah-tengah mereka.
TMMD Ke-129 akhirnya meninggalkan lebih dari sekadar infrastruktur. Di Kampung Sesor, pembangunan juga berjalan melalui kedekatan manusia dengan manusia—melalui sapaan, canda, permainan, dan tawa anak-anak yang menjadi bagian dari cerita kemanunggalan TNI dengan rakyat. (red)







Be First to Comment