Press "Enter" to skip to content

HUT ke-81 KAI, Daop 7 Madiun Sapa Pelanggan dengan Nasi Pecel

Social Media Share

Berbagi kehangatan di HUT ke-81 KAI. Manajer Humas KAI Daop 7 Madiun, Tohari, menyapa pelanggan sambil membagikan nasi pecel pincuk khas Madiun di Stasiun Madiun.(Foto: Ist)

MADIUN, NP – PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi (Daop) 7 Madiun menghadirkan nuansa berbeda dan penuh kehangatan dalam memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kereta Api Indonesia. Bertempat di Stasiun Madiun, Senin (28/9/2026), jajaran manajemen bersama Tim Angkutan Penumpang dan Humas Daop 7 Madiun turun langsung menyapa para pelanggan melalui kegiatan bertajuk “Sapa Pelanggan”.

Ada yang unik dalam peringatan HUT ke-81 KAI tahun ini. Sambil menyapa para penumpang yang sedang menunggu kedatangan kereta maupun yang baru saja turun, petugas membagikan kuliner legendaris khas daerah, yakni nasi pecel pincuk khas Madiun. Aroma harum bumbu pecel yang khas menyambut para pelanggan di area stasiun, memberikan pengalaman berbeda dan berkesan bagi wisatawan maupun warga lokal.

Tidak hanya kepada penumpang di stasiun dan di atas kereta, nasi pecel pincuk juga dibagikan kepada para petugas garda terdepan, seperti kondektur, Polisi Khusus Kereta Api (Polsuska), petugas kebersihan, dan frontliner stasiun. Pemberian tersebut menjadi bentuk apresiasi atas dedikasi dan kerja keras para petugas dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat.

Selain kuliner khas Madiun, manajemen Daop 7 Madiun turut membagikan cenderamata kepada pelanggan dan petugas sebagai tanda kebahagiaan dalam momentum HUT ke-81 KAI. Manajer Humas KAI Daop 7 Madiun, Tohari, mengatakan kegiatan Sapa Pelanggan menjadi wujud nyata kedekatan perusahaan dengan masyarakat sekaligus ungkapan terima kasih kepada para pengguna jasa kereta api. “Melalui kegiatan ini, kami ingin merayakan hari jadi ke-81 KAI bersama-sama dengan orang-orang yang paling penting bagi kami, yaitu para pelanggan setia. Pemilihan nasi pecel pincuk khas Madiun juga menjadi cara kami memperkenalkan kearifan lokal sekaligus memberikan sentuhan hangat yang berbeda agar perjalanan pelanggan semakin berkesan,” ujar Tohari dalam keterangannya, Selasa (29/9/2026).

Menurut Tohari, kegiatan Sapa Pelanggan juga menjadi bagian dari upaya KAI membangun interaksi yang lebih dekat dengan pengguna jasa. Melalui kegiatan tersebut, manajemen dapat berinteraksi secara langsung dengan pelanggan sekaligus mendengarkan berbagai masukan mengenai pengalaman mereka selama menggunakan layanan kereta api.

Program Sapa Pelanggan yang dilakukan KAI dalam berbagai momentum menjadi salah satu bentuk apresiasi kepada masyarakat yang menjadikan kereta api sebagai salah satu pilihan moda transportasi. Interaksi langsung dengan pelanggan juga menjadi sarana untuk memperoleh kritik dan saran sebagai bahan evaluasi dalam meningkatkan kualitas pelayanan.

Selain itu, kegiatan tersebut mencerminkan upaya KAI untuk mempertahankan keramahan dan pelayanan sebagai bagian penting dalam memberikan pengalaman perjalanan kepada pelanggan. Kedekatan antara insan KAI, pengguna jasa, dan masyarakat di sekitar wilayah operasional diharapkan dapat terus terbangun melalui berbagai kegiatan yang melibatkan pelanggan secara langsung.

Memasuki usia ke-81, KAI Daop 7 Madiun berkomitmen untuk terus berinovasi dan meningkatkan kualitas pelayanan. Komitmen tersebut diwujudkan dengan menghadirkan perjalanan kereta api yang selamat, aman, nyaman, dan memberikan pengalaman positif bagi masyarakat pengguna jasa kereta api. (red)

 

Be First to Comment

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *