Press "Enter" to skip to content

Jelang Angkutan Lebaran 2026, KAI Daop 7 Madiun Periksa Lintas Talun–Tulungagung

Social Media Share

Pastikan Perjalanan Aman, KAI Daop 7 Madiun Lakukan Cek Lintas Talun–Tulungagung.(Foto: Ist)

MADIUN, NP – Menjelang masa Angkutan Lebaran 2026, PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi (Daop) 7 Madiun terus memperkuat kesiapan sarana dan prasarana guna menjamin perjalanan kereta api yang aman dan lancar. Salah satunya melalui kegiatan Cek Lintas menggunakan Lori Dresin Inspeksi pada jalur Stasiun Talun hingga Stasiun Tulungagung.

Kegiatan inspeksi ini dipimpin langsung oleh Vice President (VP) KAI Daop 7 Madiun, Ali Afandi, didampingi jajaran manajemen lintas unit, mulai dari Operasi, Sinyal dan Telekomunikasi (Sintel), Bangunan Dinas (Bangdis), IT, Kesehatan, Angkutan Penumpang, Fasilitas Penumpang (Faspen), Jalan Rel dan Jembatan (JJ), hingga tim pengamanan (PAM), Humas, serta Quality Control.

Fokus Utama: Keselamatan dan Pelayanan

VP Daop 7 Madiun menginstruksikan seluruh unit, khususnya di sektor prasarana dan operasi, untuk proaktif selama proses pengecekan dan segera memitigasi setiap potensi kendala di sepanjang jalur Talun–Tulungagung.

Manager Humas Daop 7 Madiun, Tohari, menjelaskan pemeriksaan dilakukan secara menyeluruh. Tim juga berhenti di setiap stasiun sepanjang lintas tersebut untuk memastikan standar pelayanan dan keamanan terpenuhi.

“Inspeksi ini merupakan komitmen kami untuk memastikan seluruh aset prasarana dalam kondisi prima. Kami ingin masyarakat yang mudik ke kampung halaman saat Angkutan Lebaran 1447 H merasa aman dan nyaman saat melintasi wilayah Daop 7,” ujar Tohari dalam keterangan pers, Jumat (6/3/2026).

Aspek Pemeriksaan Lapangan

Beberapa aspek utama yang menjadi fokus inspeksi lintas Talun–Tulungagung meliputi:

  • Prasarana Jalur KA: Pemeriksaan kondisi wesel, sambungan rel, serta keandalan sistem persinyalan di setiap emplasemen.
  • Fasilitas Pelayanan: Peninjauan kebersihan dan kenyamanan ruang tunggu, toilet, serta fasilitas pendukung penumpang di stasiun.
  • Infrastruktur Pendukung: Pengecekan jembatan kereta api dan sistem drainase di sekitar jalur rel untuk mengantisipasi dampak cuaca ekstrem.

Langkah Mitigasi dan Kesiagaan

Manajemen Daop 7 Madiun juga menekankan lima langkah mitigasi utama bagi para Kepala Unit Pelaksana Teknis (KUPT), yakni:

  1. Pembersihan jalur, termasuk penebangan pohon yang berpotensi tumbang ke arah rel.
  2. Menjaga stabilitas jalur, melalui pengecekan rutin batu balas dan alat penambat rel.
  3. Pemetaan daerah rawan, terutama pada titik yang berpotensi mengalami gangguan alam maupun teknis.
  4. Respon cepat, melalui identifikasi dini serta penanganan segera terhadap temuan di lapangan.
  5. Disiplin operasional, dengan menjaga tertib administrasi dan standar operasional prosedur perjalanan kereta api.

“Dengan persiapan yang matang ini, KAI Daop 7 Madiun siap menyukseskan Angkutan Lebaran 1447 H/2026. Kami berupaya memberikan pelayanan prima dan pengalaman perjalanan yang berkesan dengan mengutamakan keselamatan dan ketepatan waktu, sejalan dengan semangat Semakin Melayani untuk menciptakan Lebaran Nyaman Bersama,” tutup Tohari. (red)

 

Be First to Comment

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *