Kegiatan Hindu Youth Leadership Camp Tahun 2026 pada 15-16 Agustus 2026 di Parahyangan Agung Jagatkartta, Gunung Salak, Bogor. Panitia Pujawali XXI Parahyangan Agung Jagatkartta menyelenggarakan kegiatan Hindu Youth Leadership Camp Tahun 2026 pada 15-16 Agustus 2026 di Parahyangan Agung Jagatkartta, Gunung Salak, Bogor. (Foto: Panitia Hindu Youth Leadership Camp 2026)
BOGOR, NP- Panitia Pujawali XXI Parahyangan Agung Jagatkartta telah menyelenggarakan kegiatan Hindu Youth Leadership Camp Tahun 2026 pada 15-16 Agustus 2026 di Parahyangan Agung Jagatkartta, Gunung Salak, Bogor.
Acara ini merupakan rangkaian kegiatan dalam rangka Pujawali XXI Parahyangan Agung Jagatkartta.
Hindu Youth Leadership Camp Tahun 2026 dihadiri oleh 170 orang Peserta generasi muda Hindu dari perwakilan Provinsi Jakarta, Jawa Barat, dan Banten (Jakjaban).
Tahun 2026 ini, Hindu Youth Leadership Camp Tahun 2026 mengangkat tema “Melalui Nilai Vasudhaiva Kutumbakam, Kita Tumbuhkan Generasi Muda Hindu yang Bersatu, Berdaya, dan Berkepemimpinan”.
Sejumlah rangkaian kegiatan dilakukan antara lain pelatihan dengan memadukan pendekatan diskusi yang melibatkan para narasumber dan permainan pembelajaran (learning games).
Diskusi menampilkan 4 (empat) narasumber, yaitu Wakil Menteri (Wamen) Pariwisata RI, Ni Luh Enik Ermawati atau yang lebih dikenal dengan panggilan Ni Luh Puspa dengan membawa topik “Leading with Purpose in the Digital Era: Membangun Personal Branding yang Autentik, Kreatif, dan Bertanggung Jawab”.
Dalam paparannya, Ni Luh Puspa berharap, kegiatan ini dapat meningkatkan rasa percaya diri generasi muda Hindu, khususnya perempuan untuk siap menjadi pemimpin di masa depan.
Narasumber lainnya Ketua Umum DPP Prajaniti Hindu Indonesia,
KS Arsana dengan mengangkat topi diskusi “Heartful Leadership in Action: Kecerdasan Emosional, Komunikasi Empatik, dan Kolaborasi untuk Melayani”.
KS Arsana menyampaikan ada enam karakter dalam Dharma Leadership. Peertama, Satya. Menurut KS Arsana, orang yang berjiwa Satya sangat memetingkan arti kejujuran dan integritas.
Kemudian, Dharma yaitu orang yang selalu bertindak sesuai nilai dan kebenaran. Lalu Shanti yaitu pribadi yang tenang meskipun dalam tekanan. Juga orang yang memiliki karakter Prema yaitu orang yang memetingkan kepedulian dan kasih terhadap sesama.
“Juga Ahimsa, yaitu orang yang senantiasa melakukan komunikasi dan tindakan yang bijaksana, tanpa kekerasan sekaligus berani menegakkan kebenaran. Terakhir, Karma Yoga, yaitu orang yang bekerja tulus tanpa ego berlebihan,” tegas KS Arsana.
Narasumber ketiga, Direktur Utama PT Danareksa (Persero) Anak Agung Ngurah Wirawan dengan topik “Dharma Leadership: Membangun Karakter, Mental Pemenang, dan Kepemimpinan yang Mempersatukan.
Dalam paparannya, Ngurah Wirawan menekankan pentingnya menjaga integritas sebagai pemimpin, aktif dalam organisasi, menjaga networking dan berani dalam mengambil keputusan serta tampil di depan publik.
Narasumber keempat Dokter, Tokoh Spiritual & Penulis, dr. Wayan Mustika dengan mengusung topik diskusi “Pemimpin Muda yang Tangguh: Mengelola Stres dan Tekanan Sosial di Era Digital”.
Dalam diskusi, dr. Wayan Mustika menyampaikan tentang syarat menjadi pemimpin tangguh adalah menguasai diri sebelum menguasai tim. Juga pemimpin yang tangguh harus memiliki kompas nilai yang jelas dan tegas.
“Selain itu, juga harus memiliki literasi digital dan batasan digital, kecerdasan emosi (EQ) melebihi IQ, jaringan pendukung yang sehat, ketahanan fisik dan energi, mentalitas belajar dan melebur,” ucap Ngurah Wirawan.
Pesan PHDI dan Panitia Pujawali XXI
Kegiatan Hindu Youth Leadership Camp Tahun 2026 dibuka oleh Ketua Pengurus Harian PHDI Provinsi Jawa Barat, Brigjen. TNI (Purn) I Made Riawan, S. Psi. M. IP.
Dalam sambutannya, Made Riawan menyampaikan bahwa PHDI sangat mendukung kegiatan dalam kerangka meningkatkan kualitas SDM Pemuda Hindu, untuk berjejaring, berdiskusi, dan mengasah potensi diri.
“Jadilah pemimpin yang tidak hanya cerdas secara intelektual, tetapi juga kuat secara spiritual, Mokshartham Jagadhita ya ca iti Dharma,” ujar Made Riawan.
Sementara, Ketua Panitia Hindu Youth Leadership Camp Tahun 2026, Made Widhi Adnyana Surya Pratita, ST, MT dalam sambutannya, mengatakan kegiatan ini bertujuan untuk menunbuhkan potensi kepemimpinan dan memberi bekal keterampilan dasar kepemimpinan pada generasi muda Hindu.
“Selain itu, juga meningkatkan keberanian generasi muda Hindu dalam mengambil peran pemimpin pada semua peluang dimanapun mereka berada; Untuk menjalin simakrama antar pemuda Hindu; Menumbuhkan pemahaman para peserta tentang kepemimpinan yang mandiri dan melayani,” ucap Made Widhi.
Selanjutnya, Ketua Panitia Pujawali XXI Parahyangan Agung Jagatkartta, Ir. I Putu Wardhana, M. Sc., menyampaikan bahwa sasaran kegiatan ini antara lain menanamkan pentingnya trust dalam membangun kepemimpinan; memberi pemahaman atas hal-hal personal dari kepemimpinan, mencakup: karakter, sikap mental, dan kemampuan mengelola kecerdasan emosional sebagai landasan dalam memimpin; memberi pengetahuan dan keterampilan aspek intrapersonal dari kepemimpinan.
Kemudian, komunikasi, pengelolaan konflik, dan membangun kerjasama dalam memimpin orang lain; memberi pengetahuan tentang aspek organisasi dari kepemimpinan.
Selain itu juga, Putu Wardhana menekankan pentingnya visi, memotivasi, dan kemampuan memimpin perubahan; Memperkenalkan dan membiasakan penggunaan teknologi digital dan media sosial secara kreatif dan positif; Memperkenalkan dan membiasakan penggunaan teknologi digital untuk efektivitas kerja tim.
Dalam pelaksanaannya, Hindu Youth Leadership Camp Tahun 2026 mendapat dukungan penuh dari berbagai organisasi Hindu di antaranya Prajaniti Hindu Indonesia Pusat, Prajaniti Hindu Indonesia DKI Jakarta, DPP Peradah Indonesia DKI Jakarta dan PC KMHDI Bogor.
Sekalipun program pelatihan Hindu Youth Leadership Camp Tahun 2026 dikemas hingga dua hari, peserta tetap antusias dan semangat dalam mengikuti setiap kegiatan pelatihan.
Setelah sesi berakhir dilanjutkan penutupan oleh perwakilan Yayasan Giri Taman Sari, I Gede Mertanadi, menyampaikan bahwa kegiatan Hindu Youth Leadership Camp 2026 sebagai persiapan menuju Generasi Emas Tahun 2045, peningkatan SDM dalam pembangunan Indonesia agar mampu bersaing secara global.
Menyikapi besarnya animo generasi muda Hindu mengikuti program pelatihan Hindu Youth Leadership Camp Tahun 2026, berharap tahun-tahun berikutnya untuk menyelenggarakan program serupa berskala nasional bahkan internasional.(har)







Be First to Comment