Suasana fashion show dalam rangka HUT ke-81 RI di PN Sinjai. Peserta tampil mengenakan kostum pahlawan, pakaian adat, dan busana bertema perjuangan dalam kegiatan bersama keluarga besar PN dan PA Sinjai. (Foto: Ist)
SINJAI, NP — Suasana berbeda mewarnai peringatan HUT ke-81 Republik Indonesia di lingkungan Pengadilan Negeri Sinjai. Bukan sekadar seremoni, keluarga besar Pengadilan Negeri dan Pengadilan Agama Sinjai tampil dalam fashion show bertema perjuangan dan pahlawan di Aula PN Sinjai, Kamis (13/8/2026).
Peserta tampil dengan beragam karakter. Ada yang mengenakan pakaian adat dari berbagai daerah, memerankan veteran dan pejuang kemerdekaan, hingga menghidupkan sosok tokoh sejarah seperti Sultan Hasanuddin, Cut Nyak Dien, dan Mohammad Hatta.
Tak berhenti pada tokoh nasional. Kreativitas peserta juga terlihat dari penampilan yang menggambarkan petani saat membajak sawah hingga kostum bertema hantu rimba.
Di hadapan juri dan undangan, setiap peserta memperagakan kostumnya. Perpaduan sejarah, budaya, dan kreativitas membuat kegiatan tersebut tidak hanya menjadi hiburan, tetapi juga ruang untuk menyampaikan pesan tentang perjuangan dan keberagaman.
Ketua Pengadilan Negeri Sinjai, Anthony Spilkan Mona, ikut turun dalam ajang tersebut. Ia tampil mengenakan kostum Sultan Hasanuddin, salah satu tokoh perjuangan dari Sulawesi Selatan.
Humas PN Sinjai Ahmad Wiranto mengatakan fashion show merupakan bagian dari rangkaian kegiatan menyambut HUT ke-81 RI yang digelar bersama Pengadilan Agama Sinjai.
“Tema perjuangan dan pahlawan ini kita pilih untuk mengenang jasa para tokoh yang telah mendahului kita,” kata Ahmad dalam keterangannya, Jumat (14/8/2026).
Menurut dia, kegiatan tidak hanya diisi fashion show. Jalan sehat dan berbagai perlombaan turut digelar sebagai bagian dari rangkaian perayaan kemerdekaan.
“ Kegiatan ini juga menjadi ruang kebersamaan bagi pegawai kedua lembaga peradilan,” ujar Ahmad.
Ia menambahkan, rangkaian kegiatan tersebut sekaligus menjadi momentum mempererat hubungan antarkeluarga besar PN dan PA Sinjai. Semangat keberagaman dan Bhinneka Tunggal Ika menjadi pesan yang ingin dibawa dalam perayaan kemerdekaan tahun ini.
Dari sosok Sultan Hasanuddin hingga petani dan hantu rimba, panggung sederhana di lingkungan pengadilan itu menjadi gambaran bahwa peringatan kemerdekaan dapat dirayakan dengan cara yang kreatif, tanpa kehilangan pesan tentang sejarah, perjuangan, dan persatuan. (red)







Be First to Comment