Paus Leo XIV saat menjalani misa pelantikan di Lapangan Santo Petrus Basilika, Vatikan, pada Minggu (18/5/2025). Pelaksanaan misa dimulai pada pukul 10.00 waktu Vatikan atau pukul 15.00 WIB. (Foto: instagram @pausleoxiv)
JAKARTA, NP- Penunjukan Menteri Koordinator Bidang Pemberdayaan Masyarakat Abdul Muhaimin Iskandar (Gus Muhaimin) oleh Presiden RI Prabowo Subianto mewakili pemerintah Indonesia menghadiri pelantikan Paus Leo XIV di Vatikan dinilai kehormatan besar sekaligus simbol penting dari arah diplomasi kemanusiaan Indonesia di panggung dunia.
“Kehadiran beliau (Muhaimin Iskandar) dalam pelantikan pemimpin tertinggi umat Katolik dunia adalah cerminan dari relasi lintas iman yang terus dibangun Indonesia dengan semangat saling menghormati.,” ucap Wakil Ketua Komisi X DPR RI Lalu Hadrian Irfani di Jakarta, Minggu (18/5/2025).
Untuk diketahui misa pelantikan Paus Leo XIV dilaksanakan hari ini di Lapangan Santo Petrus Basilika, Vatikan, pada Minggu (18/5/2025). Pelaksanaan misa dimulai pada pukul 10.00 waktu Vatikan atau pukul 15.00 WIB.
Konklaf di Vatikan pekan lalu sepakat memilih Kardinal Robert Francis Prevost sebagai Paus ke-267 pada 8 Mei, di hari kedua konklaf. Menjadi Paus pertama yang lahir di Amerika Serikat, Kardinal Prevost memilih nama kepausan dengan gelar Paus Leo XIV.
Paus Leo XIV menjadi penerus Paus Fransiskus yang wafat pada 21 April dalam usia 89 tahun akibat stroke. Paus Fransiskus dimakamkan di Basilika Santa Maria Maggiore, sesuai wasiatnya, pada 26 April.
Dikutip dari Reuters, Minggu (18/5/2025), para pemimpin dunia dijadwalkan menghadiri pelantikan tersebut antara lain Wapres AS JD Vance, Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky, Kanselir Jerman Friedrich Merz, PM Kanada Mark Carney, PM Australia Anthony Albanese, hingga PM Prancis Francois Bayrou.
Kemudian, tokoh dunia lain yang dijadwalkan ikut menghadiri misa pelantikan itu adalah Raja Felipe dari Spanyol, Pangeran Edward dari Inggris, Raja Philippe dari Belgia, hingga Presiden Komisi Eropa Ursula von der Leyen.
Sebagai Wakil Ketua Komisi X DPR RI yang juga berasal dari Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), Lalu Hadrian merasa momen ini sebagai bentuk nyata kepercayaan negara kepada kader PKB dalam menjalankan peran strategis di level global.
“Gus Muhaimin, yang selama ini dikenal sebagai tokoh toleran dan pemersatu, mewakili wajah Indonesia yang menjunjung tinggi nilai-nilai kerukunan antarumat beragama, serta komitmen terhadap perdamaian dunia,” ujarnya.
“Ini bukan hanya tentang seremoni keagamaan, tetapi merupakan bagian penting dari diplomasi antarperadaban dan nilai-nilai kemanusiaan universal,” imbuhnya.
Lalu Hadrian mengatakan ia bersama kader di PKB merasa bangga atas kepercayaan yang diberikan Presiden Prabowo kepada Muhaimin Iskandar yang Ketua Umum DPP PKB.
“Ini memperkuat posisi partai kami sebagai jembatan antara nilai-nilai Islam rahmatan lil alamin, semangat kebangsaan, dan keterbukaan terhadap kerja sama global,” sebut Lalu Hadrian.
Lebih jauh, Anggota DPR RI dari daerah pemilihan (dapil) Nusa Tenggara Barat (NTB) II ini mengajak seluruh elemen bangsa untuk terus merawat toleransi, memperkuat dialog lintas agama, dan mendorong partisipasi Indonesia dalam agenda-agenda dunia yang membawa perdamaian, keadilan, dan kesejahteraan umat manusia.(ron)







Be First to Comment