Press "Enter" to skip to content

KLHK Translokasi Orangutan liar yang Masuk Kota Palangkaraya

Social Media Share

JAKARTA, NP- Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) melalui UPT Balai Konservasi Sumber Daya Alam (KSDA) Kalimantan Tengah (Kalteng), bekerjasama dengan BOS (Borneo Orangutan Survival) Foundation melakukan penyelamatan (rescue) dan translokasi Orangutan liar yang masuk Kota Palangka Raya, (21/4).

“Informasi awal adanya satwa Orangutan tersebut didapatkan oleh Balai KSDA Kalteng dari laporan warga melalui Call Center, bahwa di Km. 10, jalan lingkar luar, Kota Palangka Raya terdapat satu individu Orangutan yang berada disalah satu kebun nanas milik warga,” ungkap Plt. Kepala Balai KSDA Kalteng, Andi Muhammad Khadafi, dalam keterangan tertulis KLHK, Rabu (22/4).

Foto: KLHK lakukan penyelamatan dan translokasi Orangutan Liar. (ist)

Dilanjutkan Andi bahwa, setelah mendapat laporan, Tim yang terdiri dari Wildlife Rescue Unit (WRU) SKW I BKSDA Kalteng dan BOS (Borneo Orangutan Survival) Foundation segera menuju lokasi dimaksud. Di lokasi, Tim hanya menemukan bekas buah nanas yang telah dimakan, kebun nanas yang telah dirusak, serta sarang Orangutan.

Melihat kondisi tersebut, Tim penyelamat segera melakukan rescue dengan menerapkan protokol kesehatan covid-19, yaitu dengan menggunakan Alat Pelindung Diri (APD). Upaya penyisiran pun dilakukan di sekitar lokasi, hingga akhirnya Orangutan tersebut ditemukan dan segera dilakukan tindakan penyelematan jelasnya.

“Rescue dilakukan selama kurang lebih 3 jam. Pemeriksaan kondisi Orangutan langsung dilakukan di lokasi. Umur Orangutan tersebut kurang lebih 20 tahun, jenis kelamin jantan, kondisi sehat dan masih sangat liar,” tambah Andi.

Setelah diketahui bahwa kondisi Orangutan tersebut sehat dan masih sangat liar, maka hari itu juga Orangutan tersebut ditranslokasi ke Kawasan Suaka Alam / Kawasan Pelestarian Alam (KSA / KPA) Bukit Rawi, Kabupaten Pulang Pisau, Provinsi Kalteng.

Melalui kegiatan ini, Balai KSDA Kalteng mengajak dan menghimbau warga untuk terlibat aktif melindungi satwa liar khususnya Orangutan yang merupakan salah satu satwa kebanggaan Indonesia. (red)

 

Be First to Comment

Tinggalkan Balasan