Pekerjaan pemeliharaan di Tol Cipularang & Padaleunyi pada 28 Sept–4 Okt 2025. Beberapa lajur akan ditutup sementara.(Ist)
BANDUNG, NP – Dalam rangka meningkatkan kualitas layanan jalan tol serta memenuhi Standar Pelayanan Minimal (SPM), Jasamarga Metropolitan Tollroad Regional Division melalui Representative Office 3, bekerja sama dengan PT Jasamarga Tollroad Maintenance (JMTM), kembali melakukan pemeliharaan jalan di Ruas Tol Cipularang dan Padaleunyi.
Pekerjaan akan berlangsung selama tujuh hari, mulai Minggu, 28 September 2025 pukul 00.00 WIB hingga Sabtu, 4 Oktober 2025 pukul 14.00 WIB. Pemeliharaan meliputi rekonstruksi perkerasan rigid dan blacktop, scrapping, filling, dan overlay (SFO), serta pengecatan marka jalan.
“Pemeliharaan ini bertujuan untuk menjaga keselamatan dan kenyamanan pengguna jalan, sekaligus mendukung kelancaran lalu lintas di kedua ruas tol,” ujar Agni Mayvinna, Senior Manager Representative Office 3 Jasamarga Metropolitan Tollroad Regional Division, dalam keterangan resminya.
Rincian Pekerjaan di Ruas Tol Cipularang
Arah Bandung:
Rekonstruksi: Lajur 1 dan bahu luar di beberapa titik mulai dari KM 070 hingga KM 115.
SFO: Lajur bahu luar KM 068+034 s.d. KM 069+066 (2 titik).
Pengecatan marka jalan: Lajur 1 dan bahu luar KM 068+000 s.d. KM 097+586 (26 titik).
Arah Jakarta:
Rekonstruksi: KM 111+127 s.d. KM 072+114 serta Ramp Sadang (10 titik).
SFO: Ramp Cikamuning dan KM 096+358 s.d. KM 067+824 (12 titik).
Rincian Pekerjaan di Ruas Tol Padaleunyi
Arah Cileunyi:
Rekonstruksi: KM 121+553 s.d. KM 121+588.
SFO: KM 121+003 s.d. KM 126+713, termasuk bahu luar dan akses tol (26 titik).
Arah Bandung:
Rekonstruksi: Akses keluar GT Pasteur, GT Moch. Toha, dan GT Buah Batu (3 titik).
Pengecatan marka jalan: KM 154+696 s.d. KM 124+391 (22 titik).
Selama pekerjaan berlangsung, lajur yang menjadi lokasi pekerjaan sementara tidak dapat dilintasi, namun lajur lainnya tetap dapat digunakan oleh pengguna jalan.
“Jasa Marga memohon maaf atas ketidaknyamanan yang ditimbulkan dan mengimbau pengguna jalan agar tetap berhati-hati, memperhatikan rambu lalu lintas dan arahan petugas di lapangan, serta memastikan saldo kartu uang elektronik mencukupi sebelum melakukan perjalanan,” tutup Agni.(red)







Be First to Comment