Press "Enter" to skip to content

Bulan Dana Pensiun 2026, Menteri Rini Ajak ASN Siapkan Masa Depan Sejak Dini

Social Media Share

Suasana Kick-off Bulan Dana Pensiun 2026 di Jakarta, Minggu (6/9/2026). Kegiatan tersebut menjadi momentum meningkatkan literasi dan kesadaran masyarakat dalam mempersiapkan masa purnabakti sejak usia produktif.(Foto: Ist)

 

JAKARTA, NP – Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB) Rini Widyantini menegaskan, masa purnabakti merupakan bagian penting yang tidak terpisahkan dari siklus karier seorang Aparatur Sipil Negara (ASN). Karena itu, kesiapan finansial dan mental menghadapi masa pensiun perlu dibangun sejak usia produktif, bukan baru dipersiapkan ketika memasuki usia pensiun.

Hal tersebut disampaikan Menteri Rini saat menghadiri Kick-off Bulan Dana Pensiun Tahun 2026 di Jakarta, Minggu (6/9/2026). Menurut dia, purnabakti tidak seharusnya dipandang sebagai akhir dari perjalanan pengabdian seorang ASN.

“Bapak/Ibu sekalian, purnabakti itu bukan akhir dari pengabdian, terutama bagi para pensiunan ASN. Ini adalah babak kehidupan baru. Pengalaman dan pengetahuan yang kita miliki selama puluhan tahun bekerja tentunya masih dapat dimanfaatkan untuk keluarga dan masyarakat,” ujar Menteri Rini dalam pers rilis yang diterima redaksi, Senin (7/9/2026).

Menteri Rini mengatakan, literasi mengenai dana pensiun menjadi penting, bukan hanya untuk meningkatkan pemahaman masyarakat terhadap program pensiun, tetapi juga mendorong setiap individu mulai merencanakan dan mempersiapkan masa depan sejak masih berada pada usia produktif.

“Saya menyambut baik Bulan Dana Pensiun Tahun 2026 sebagai gerakan bersama untuk membangun kesadaran tersebut. Terlebih, kegiatan hari ini bukanlah kegiatan yang berdiri sendiri. Sepanjang September akan dilaksanakan berbagai kegiatan edukasi dan literasi, hingga forum strategis yang mempertemukan berbagai pemangku kepentingan untuk memperkuat pengembangan dana pensiun di Indonesia,” katanya.

Menurut Menteri Rini, sinergi antara Otoritas Jasa Keuangan (OJK), Taspen, dan berbagai pemangku kepentingan menjadi kunci dalam meningkatkan kesadaran masyarakat mengenai pentingnya mempersiapkan masa purnabakti sejak dini.

Melalui Gerakan Bulan Dana Pensiun 2026, dia berharap masyarakat, khususnya ASN muda, semakin aktif membekali diri dengan pengetahuan dan perencanaan keuangan. Kesiapan tersebut dinilai penting agar ketika memasuki masa purnabakti, para pensiunan tetap memiliki kemandirian finansial sekaligus semangat menjalani aktivitas produktif yang memberikan manfaat bagi keluarga dan lingkungan sekitar.

“Mari kita jadikan semangat ‘Muda Berkarya, Tua Bahagia’ bukan hanya sekadar tema kegiatan tahunan, melainkan pengingat bersama bahwa proses berkarya tidak akan pernah berhenti. Bersamaan dengan itu, kita perlu terus konsisten mempersiapkan masa depan yang jauh lebih baik,” pungkasnya.

Untuk diketahui, Bulan Dana Pensiun 2026 merupakan inisiatif tahunan yang diselenggarakan untuk meningkatkan literasi masyarakat mengenai pentingnya perencanaan keuangan, pengelolaan dana pensiun, serta kesiapan menghadapi masa purnabakti. Inisiatif tersebut diharapkan turut mendukung terwujudnya kesejahteraan masyarakat lanjut usia yang berkelanjutan di Indonesia. (red)

 

Be First to Comment

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *