Press "Enter" to skip to content

Koopsudnas Kerahkan H225M Caracal Hadapi Karhutla di IKN

Social Media Share
H225M Caracal TNI AU bersiap menjalankan misi water bombing dalam upaya penanganan karhutla di wilayah IKN, Kalimantan Timur.(Foto: Ist)
BALIKPAPAN, NP – Komando Operasi Udara Nasional (Koopsudnas) mengerahkan Helikopter H225M Caracal untuk memperkuat penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di wilayah Ibu Kota Nusantara (IKN), Kalimantan Timur. Helikopter tersebut diterjunkan untuk melakukan patroli udara sekaligus pemadaman melalui water bombing.

Pengerahan H225M Caracal melalui Lanud Dhomber dilakukan sejak Jumat (4/9/2026). Helikopter dari Skadron Udara 8 Grup 2 Helikopter itu membawa water bombing bucket berkapasitas hingga 2.000 liter atau dua ton air.

Kepala Penerangan Koopsudnas (Kapen Koopsudnas) Kolonel Sus Sonaji Wibowo mengatakan pengerahan unsur udara tersebut ditujukan untuk mempercepat respons terhadap titik-titik karhutla, terutama di wilayah yang sulit dijangkau melalui jalur darat.

“Helikopter Skadron Udara 8 Grup 2 Helikopter mengemban tugas patroli udara sekaligus melaksanakan water bombing,” kata Sonaji dalam siaran pers, Minggu (6/9/2026).

Dengan kapasitas angkut air hingga dua ton dalam sekali operasi, H225M Caracal dapat memberikan dukungan pemadaman dari udara sekaligus membantu pemantauan perkembangan kebakaran di kawasan IKN.

Sonaji mengatakan Koopsudnas mengoptimalkan kekuatan udara TNI AU untuk memperkuat deteksi dini, pemantauan, dan respons terhadap karhutla.

“Melalui pengerahan H225M Caracal, Koopsudnas mengoptimalkan kemampuan unsur udara jajaran TNI AU untuk memperkuat deteksi dini, pemantauan, dan respons terhadap karhutla di wilayah IKN,” ujarnya.

Operasi udara tersebut dilaksanakan secara terkoordinasi dengan unsur terkait. Keselamatan penerbangan tetap menjadi prioritas agar dukungan pemadaman dari udara dapat berlangsung cepat, tepat dan efektif. (red)

 

Be First to Comment

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *