Pemeliharaan tersebut dilakukan PT Jasamarga Transjawa Tol (JTT) untuk menjaga kondisi perkerasan sekaligus memastikan keandalan infrastruktur dan keselamatan pengguna jalan di salah satu koridor utama mobilitas dan logistik nasional tersebut.
Senior Manager Representative Office 1 PT Jasamarga Transjawa Tol, Jauzy Anbiya, mengatakan pekerjaan pemeliharaan rutin diperlukan untuk menjaga standar pelayanan jalan tol. “Sebagai salah satu koridor utama mobilitas dan logistik nasional, Jalan Tol Jakarta–Cikampek memerlukan pemeliharaan rutin untuk menjaga standar pelayanan dan keselamatan pengguna jalan. JTT terus berupaya melaksanakan pekerjaan secara efektif dengan tetap memperhatikan kelancaran arus lalu lintas di sekitar lokasi pekerjaan,” kata Jauzy dalam pers rilis yang diterima redaksi, Sabtu (5/9/2026).
Lima lokasi yang menjadi titik pekerjaan berada di arah Jakarta maupun Cikampek. Pekerjaan pertama berlangsung di KM 33+300 hingga KM 33+500 arah Cikampek, Lajur 1, mulai Sabtu (5/9) pukul 01.00 WIB hingga Kamis (10/9) pukul 22.00 WIB.
Selanjutnya, pekerjaan di KM 26+837 hingga KM 26+700 arah Jakarta, Lajur 2, berlangsung Minggu (6/9) pukul 21.00 WIB hingga Jumat (11/9) pukul 22.00 WIB.
Tiga titik lainnya berada di arah Jakarta, yakni KM 61+100 hingga KM 59+750, KM 57+575 hingga KM 56+470, serta KM 52+765 hingga KM 51+820. Ketiganya dikerjakan mulai Senin (7/9) pukul 09.00 WIB hingga Jumat (11/9) pukul 06.00 WIB di Lajur 1.
Pgs. Vice President Corporate Secretary & Legal PT JTT, Dary Achmad Budi, memastikan pekerjaan dilakukan dengan tetap mempertimbangkan kondisi lalu lintas di lapangan. “Selama pekerjaan berlangsung JTT tetap mengutamakan kelancaran lalu lintas dengan menyiapkan rekayasa lalu lintas secara situasional serta memastikan area pekerjaan dilengkapi perlengkapan keselamatan sesuai standar operasional,” ujar Dary.
Untuk mengantisipasi dampak pekerjaan terhadap perjalanan pengguna jalan, JTT juga menyiapkan informasi melalui Dynamic Message Sign (DMS), media sosial resmi Jasa Marga Group, serta spanduk imbauan yang dipasang di sekitar lokasi pekerjaan.
Dary mengimbau pengguna jalan tidak mengabaikan informasi dan rambu-rambu di sekitar area pekerjaan. Pengemudi juga diminta mengatur waktu perjalanan, memastikan kendaraan dan kondisi pengemudi dalam keadaan prima, menjaga jarak aman, serta mengikuti arahan petugas di lapangan.
“Kami memohon maaf atas potensi ketidaknyamanan yang mungkin dirasakan selama pekerjaan berlangsung. Kami juga menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh pengguna jalan atas kesabaran serta kerja samanya selama proses pemeliharaan ini dilaksanakan,” pungkas Dary. (red)







Be First to Comment