Belajar langsung dari para ahlinya! Peserta pelatihan mendapatkan bekal teori dan praktik yang aplikatif bersama instruktur profesional di bidangnya.(Ist)
JAKARTA, NP — Komando Operasi Udara Nasional (Koopsudnas) resmi menutup kegiatan Workshop Peralatan Komunikasi dan Elektronika yang digelar selama dua hari, 24–25 September 2025. Kegiatan penutupan berlangsung di kantor PT Rohde & Schwarz Indonesia, Gedung Cibis Nine, Cilandak, Jakarta Selatan, Kamis (25/9), dan dipimpin oleh Wakil Asisten Komunikasi dan Elektronika Kaskoopsudnas, Kolonel Lek Nugroho Nusantara, mewakili Panglima Koopsudnas, Marsekal Madya TNI Minggit Tribowo.
Dalam sambutannya, Pangkoopsudnas menekankan pentingnya penguasaan teknologi komunikasi dan elektronika sebagai bagian dari upaya meningkatkan interoperabilitas antar satuan. Hal ini, lanjutnya, menjadi faktor kunci dalam mendukung pelaksanaan operasi udara yang sinergis, cepat, dan tepat sasaran.
“Kegiatan ini merupakan langkah strategis dalam membangun kompetensi teknis personel guna menjawab tantangan perkembangan teknologi militer, khususnya dalam sistem komunikasi pertahanan udara nasional,” ujar Pangkoopsudnas dalam amanat tertulis yang dibacakan Kolonel Nugroho.
Pihak mitra industri, PT Rohde & Schwarz Indonesia, juga menyampaikan komitmennya untuk terus mendukung peningkatan kapasitas sumber daya manusia TNI melalui pelatihan berkelanjutan. Hal ini disampaikan oleh Regional Sales Manager Rohde & Schwarz International, Mr. Julius Werber, yang mewakili Direktur PT Rohde & Schwarz Indonesia, Muhammad Arif.
Selama pelatihan, para peserta mendapatkan materi baik teori maupun praktik dari para instruktur profesional. Materi yang diberikan mencakup studi kasus sistem komunikasi modern, pengenalan konsep SIGINT (Signal Intelligence) dan ELINT (Electronic Intelligence), pengoperasian Radio GTA Rohde & Schwarz, serta simulasi komunikasi dalam skenario operasi udara.
Pelatihan juga mencakup penggunaan sistem komunikasi terenkripsi SECOS berbasis HF, pengaturan frekuensi, hingga pemanfaatan perangkat communication jammer. Seluruh materi bertujuan mendukung efektivitas komando dan pengendalian operasi udara secara real-time dan aman.
Workshop ini menjadi bagian dari upaya Koopsudnas dalam mengoptimalkan pemanfaatan perangkat komunikasi yang telah digunakan secara aktif di satuan, sekaligus memperkuat kesiapan operasional dalam menjaga kedaulatan wilayah udara Indonesia.(red)







Be First to Comment