Bupati Natuna, Cen Sui Lan.(Ist)
NATUNA, NP – Bupati Natuna, Cen Sui Lan, menyampaikan dukungannya terhadap percepatan implementasi quick wins Kementerian Kependudukan dan Pembangunan Keluarga (Kemendukbangga)/BKKBN serta pemanfaatan dana Biaya Operasional Keluarga Berencana (BOKB) yang diperuntukkan bagi masyarakat.
Bupati juga menyerukan kepada seluruh warga Natuna untuk menerima dan mendukung para kader pendata dalam rangka Pemutakhiran Pendataan Keluarga Tahun 2025.
Hal itu disampaikan Bupati saat menerima audiensi Kepala Perwakilan BKKBN Provinsi Kepulauan Riau, Rohina, M.Si, beserta jajaran, di ruang kerja Bupati, Rabu (30/07/2025).
Sebagai bentuk komitmen terhadap pembangunan remaja dan keluarga, Bupati Natuna secara resmi menerima penyematan selempang Bunda GenRe pada kesempatan tersebut.
“Tentunya hal ini menjadi tanggung jawab moral dan sosial bagi kami untuk terus hadir mendampingi tumbuh kembang remaja dan keluarga di Natuna. Dan sebagai Bunda GenRe, saya berkomitmen penuh mendorong program-program yang menyentuh langsung generasi muda,” ujar Bupati Cen Sui Lan dalam keterangan tertulis, Jumat(1/8/2025).
Usai penyematan, berlangsung sesi diskusi membahas strategi pelaksanaan program GenRe (Generasi Berencana), edukasi kesehatan reproduksi remaja, penanganan stunting, serta penguatan ketahanan keluarga di wilayah perbatasan.
Mengakhiri rangkaian acara, Bupati Natuna juga melepas secara resmi keberangkatan Duta GenRe Provinsi Kepulauan Riau Tahun 2025, Azzahra Tusita – siswi SMA Negeri 01 Bunguran Timur asal Natuna – yang akan mewakili Provinsi Kepri dalam ajang Pemilihan Duta GenRe Tingkat Nasional.
“Kami bangga Azzahra bisa mewakili Kepri, khususnya Natuna, di tingkat nasional. Ini adalah bukti bahwa anak-anak muda kita mampu bersaing dan membawa perubahan positif bagi daerah,” ucap Bupati dalam prosesi pelepasan.
• 5 Quick Wins
Sementara Kepala Perwakilan BKKBN Provinsi Kepulauan Riau memaparkan sejumlah program unggulan Kemendukbangga/BKKBN. Meliputi Gerakan Ayah Teladan Indonesia (GATI) program Taman Asuh Sayang Anak (TAMASYA), SIDAYA (Lansia Berdaya), dan AI Super Apps Keluarga.
Juga ada Gerakan Orang Tua Asuh Cegah Stunting (GENTING). Gerakan ini merupakan upaya kolaboratif untuk menekan angka stunting dengan melibatkan berbagai mitra sebagai orang tua asuh. “Hingga saat ini, dashboard GENTING Kepri mencatat sebanyak 60 mitra telah aktif berkontribusi,” papar Rohina.
Audiensi ini menjadi bukti nyata komitmen bersama dalam memperkuat ketahanan keluarga, memberdayakan remaja, serta mendorong kemajuan daerah perbatasan seperti Natuna sebagai bagian dari upaya mewujudkan Indonesia Emas 2045.(red)







Be First to Comment