Laksamana Pertama TNI Salim saat menjadi narasumber Uji Naskah III Doktrin TNI Angkatan Laut Jalesveva Jayamahe di Mabesal, Cilangkap, Jakarta Timur.(Foto: Ist)
JAKARTA, NP — Kepala Pusat Pengkajian Maritim (Kapusjianmar) Sekolah Staf dan Komando Angkatan Laut (Seskoal) Laksamana Pertama TNI Salim, S.E., M.Phil., M.Tr.Opsla., menjadi narasumber dalam kegiatan Uji Naskah III Doktrin TNI Angkatan Laut Jalesveva Jayamahe. Kegiatan tersebut dipimpin langsung oleh Kepala Staf Angkatan Laut (Kasal) Laksamana TNI Dr. Muhammad Ali, S.E., M.M., M.Tr.Opsla., serta dihadiri Wakil Kepala Staf Angkatan Laut (Wakasal) Laksamana Madya TNI Edwin, S.H., M.Han., M.H., yang berlangsung di RPK Puskodal Mabesal, Cilangkap, Jakarta Timur, Senin (6/7/2026).
Dalam kegiatan tersebut, Laksamana Pertama TNI Salim menyampaikan bahwa doktrin memiliki peran strategis sebagai pedoman utama dalam penyelenggaraan kekuatan pertahanan laut. “Doktrin adalah prinsip fundamental yang menjadi pedoman bagi tindakan militer dalam mencapai tujuan nasional. Bagi TNI Angkatan Laut, Doktrin Jalesveva Jayamahe bukan sekadar slogan, tetapi merupakan landasan filosofis dan praktis dalam membangun, menggelar, serta menggunakan kekuatan laut,” ujar Salim.
Ia menjelaskan, perubahan lingkungan strategis yang berlangsung cepat, baik pada tingkat global, regional, maupun nasional, menuntut TNI Angkatan Laut untuk terus melakukan penyesuaian agar tetap relevan menghadapi berbagai tantangan ke depan.
“Perkembangan teknologi militer, pergeseran geopolitik di kawasan Indo-Pasifik, serta munculnya ancaman hibrida mewajibkan TNI Angkatan Laut memiliki doktrin yang relevan, futuristik, dan aplikatif,” katanya.
Menurutnya, keberhasilan pembangunan kekuatan TNI Angkatan Laut yang profesional, modern, dan disegani sangat bergantung pada fondasi pemikiran strategis yang tertuang dalam Doktrin Jalesveva Jayamahe.
“Doktrin Jalesveva Jayamahe menjadi pijakan bagi TNI Angkatan Laut dalam menentukan arah pembangunan kekuatan, menghadapi dinamika lingkungan maritim, serta menjawab tantangan keamanan laut di masa depan,” tambahnya.
Uji Naskah III Doktrin TNI Angkatan Laut Jalesveva Jayamahe merupakan bagian dari proses penyempurnaan doktrin agar mampu menjawab kebutuhan organisasi dan perkembangan karakteristik peperangan modern di lingkungan maritim. (red)







Be First to Comment