Press "Enter" to skip to content

KAI Daop 7 Madiun Edukasi Operator Kereta Terapkan Posisi Duduk Ergonomis

Social Media Share

Ilustrasi – Penerapan ergonomi diharapkan dapat mengurangi risiko kelelahan dan cedera kerja serta mendukung keselamatan operasional perjalanan kereta api. (Foto: Ist)

MADIUN, NP – PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi (Daop) 7 Madiun terus memperkuat budaya Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) melalui edukasi mengenai posisi duduk ergonomis bagi operator kereta api. Kegiatan yang digelar secara daring tersebut menghadirkan Dokter Spesialis Okupasi RS Toeloengredjo HVA Kediri, dr. Handrianto, Sp.OK, sebagai narasumber.

Materi yang disampaikan meliputi pentingnya penerapan ergonomi di lingkungan kerja, anatomi posisi duduk, dampak kesehatan akibat postur yang tidak ergonomis, hingga penerapan posisi duduk yang benar di kabin lokomotif.

Manager Humas KAI Daop 7 Madiun, Tohari, mengatakan kesehatan awak sarana merupakan salah satu faktor penting dalam menjaga keselamatan perjalanan kereta api. Menurutnya, keselamatan perjalanan tidak hanya ditentukan oleh keandalan sarana dan prasarana, tetapi juga kondisi fisik serta kebugaran petugas.

“Melalui edukasi ergonomi ini, kami ingin membangun kesadaran bahwa postur kerja yang benar dapat mengurangi risiko kelelahan dan cedera akibat kerja sehingga petugas tetap fokus dalam menjalankan tugasnya,” ujar Tohari dalam keterangan pers yang diterima redaksi, Kamis (2/7/2026).

Sementara itu, dr. Handrianto menjelaskan bahwa penerapan ergonomi yang tepat mampu mengurangi risiko gangguan otot dan tulang (musculoskeletal disorders), meningkatkan kenyamanan bekerja, menjaga fokus, serta mendukung produktivitas. Peserta juga dibekali pemahaman mengenai cara mengatur posisi duduk yang benar, mulai dari penyesuaian tinggi kursi, sandaran punggung, posisi lengan, pijakan kaki, hingga pentingnya melakukan peregangan secara berkala selama bertugas.

Selain itu, materi juga mengulas tantangan ergonomi yang dihadapi masinis, seperti paparan getaran kabin lokomotif, ruang kerja yang terbatas, serta durasi duduk yang panjang. Karena itu, penerapan posisi duduk yang ergonomis, pengaturan fasilitas kerja, serta kebiasaan melakukan peregangan menjadi bagian penting dalam menjaga kesehatan awak sarana sekaligus mendukung keselamatan operasional kereta api.

Tohari menambahkan, kegiatan tersebut merupakan bagian dari komitmen berkelanjutan KAI Daop 7 Madiun dalam meningkatkan kompetensi sekaligus menjaga kesehatan pekerja. Menurut dia, awak sarana yang sehat, bugar, dan bekerja dengan postur ergonomis akan mampu memberikan performa terbaik.

“Hal ini menjadi salah satu upaya nyata KAI Daop 7 Madiun dalam menghadirkan perjalanan kereta api yang semakin aman, selamat, dan andal bagi seluruh pelanggan,” tutup Tohari. (red)

 

Be First to Comment

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *