Kadisbintalidau Marsma TNI Drs. Jaetul Muchlis, M.Ag. menyampaikan arahan pada pembukaan Konven Rohaniwan Kristen TNI AU Tahun Anggaran 2026 di Mabesau, Jakarta Timur, Kamis (18/6/2026).(Foto: Ist)
JAKARTA, NP – TNI Angkatan Udara terus memperkuat pembinaan mental dan rohani sebagai fondasi dalam membangun keluarga yang tangguh serta prajurit yang profesional dan berkarakter.
Upaya tersebut diwujudkan melalui penyelenggaraan Konven Rohaniwan Kristen TNI AU Tahun Anggaran 2026 yang digelar di Lobby Disbintalidau, Mabesau, Jakarta Timur, Kamis (18/6/2026). Kegiatan dibuka oleh Kepala Dinas Pembinaan Mental TNI Angkatan Udara (Kadisbintalau) Marsma TNI Drs. Jaetul Muchlis, M.Ag.
Dalam sambutannya, Kadisbintalau menegaskan bahwa konven menjadi sarana penting dalam pembinaan mental rohani bagi prajurit, pegawai negeri sipil (PNS), dan keluarga besar TNI AU.
“Melalui Konven Rohaniwan Kristen TNI AU ini, kita wujudkan keluarga tangguh, prajurit ampuh,” ujarnya.
Menurut Jaetul Muchlis, penyelenggaraan konven yang dilaksanakan secara baik dan terarah diharapkan mampu menghasilkan pedoman pelayanan pembinaan mental rohani Kristen yang bermanfaat bagi prajurit, PNS, serta keluarga besar TNI AU. Selain itu, kegiatan tersebut menjadi wadah untuk meningkatkan keimanan dan ketakwaan kepada Tuhan Yang Maha Esa sekaligus memperkuat kualitas pelayanan rohani di lingkungan TNI Angkatan Udara.
Ia juga menekankan bahwa pengarusutamaan moderasi beragama bagi prajurit TNI AU merupakan langkah strategis dalam membangun kekuatan moral dan ideologis satuan.
“Prajurit dituntut teguh dalam iman, moderat dalam sikap, dan profesional dalam tindakan guna menjaga kohesi internal serta menangkal ancaman radikalisme yang dapat mengganggu keutuhan NKRI,” katanya.
Dalam konven tersebut, peserta memperoleh berbagai materi, antara lain mengenai tugas panggilan gereja di Indonesia, Pedoman POUK Nasional, serta pengelolaan rumah ibadah di lingkungan TNI AU.
Mengusung tema “Kita Wujudkan Keluarga Tangguh, Prajurit Ampuh”, kegiatan ini diikuti 40 peserta, terdiri atas 20 peserta yang hadir secara langsung dan 20 peserta yang mengikuti secara daring dari berbagai satuan jajaran TNI Angkatan Udara. (red)







Be First to Comment