Kebersamaan prajurit Seskoal dalam doa menjadi simbol kesiapan moral dan spiritual menghadapi Latopslagab 2026.(Foto: Ist)
JAKARTA, NP – Komandan Sekolah Staf dan Komando Angkatan Laut (Danseskoal) Laksamana Muda TNI Ariantyo Condrowibowo bersama Pejabat Utama, prajurit, serta Pegawai Negeri Sipil (PNS) Seskoal mengikuti doa bersama menjelang Latihan Operasi Laut Gabungan (Latopslagab) Tahun Anggaran 2026. Kegiatan tersebut dilaksanakan di Masjid Nurul Iman bagi yang beragama Islam dan di Gereja Arthur Solang bagi yang beragama Nasrani, bertempat di Seskoal, Cipulir, Jakarta Selatan, Senin (20/04/2026).
Latopslagab merupakan latihan puncak TNI Angkatan Laut yang melibatkan berbagai unsur, mulai dari prajurit, Kapal Perang Republik Indonesia (KRI), pesawat udara, hingga kendaraan tempur Marinir. Selain itu, latihan ini menjadi tolok ukur kesiapsiagaan tempur TNI AL dalam menjaga kedaulatan wilayah maritim Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).
Doa bersama tersebut digelar sebagai upaya memperkuat mentalitas prajurit agar memiliki semangat juang dan profesionalisme tinggi selama pelaksanaan latihan. Danseskoal Laksamana Muda TNI Ariantyo Condrowibowo menegaskan bahwa doa bersama ini memiliki makna penting sebagai landasan spiritual sebelum pelaksanaan latihan. Ia menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk permohonan perlindungan kepada Tuhan Yang Maha Esa agar seluruh rangkaian Latopslagab dapat berjalan sukses, aman, dan lancar, serta mencapai tujuan strategis yang telah ditetapkan. Selain itu, diharapkan seluruh prajurit, unsur KRI, pesawat udara, dan kendaraan tempur Marinir dapat kembali ke pangkalan dengan selamat. (red)







Be First to Comment