Press "Enter" to skip to content

TNI AU dan Basarnas Evakuasi Jenazah Pilot Pelita Air dari Krayan ke Tarakan

Social Media Share

Suasana evakuasi jenazah Kapten Hendrick L. Adam di Bandara Tarakan, Kalimantan Utara, yang melibatkan personel TNI AU dan Basarnas, Jumat (20/2/2026). (Foto: Ist)

TARAKAN, NP – TNI Angkatan Udara bersama Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) berhasil mengevakuasi jenazah pilot Pelita Air Service, Kapten Hendrick L. Adam, yang mengalami kecelakaan di wilayah Krayan, Kabupaten Nunukan, Kalimantan Utara, menuju Tarakan, Jumat (20/2/2026).

Komandan Lanud Anang Busra, Marsma TNI Andreas A. Dhewo, M.Sc., M.Si. (Han), menjelaskan proses evakuasi dimulai pada pukul 09.35 WITA menggunakan pesawat MAF registrasi PK-MEE. “Pesawat lepas landas dari Tarakan pada pukul 10.20 WITA dan mendarat di Long Bawan pada pukul 11.10 WITA,” ujarnya.

Ia menambahkan, pada pukul 11.38 WITA pesawat kembali bertolak dari Long Bawan menuju Tarakan dengan membawa delapan penumpang yang terdiri atas satu prajurit TNI AU, enam personel Basarnas, satu personel Pelita Air Service, serta satu jenazah. “Pesawat tiba di Tarakan pada pukul 12.25 WITA,” katanya.

Setibanya di Tarakan, jenazah diserahkan secara resmi kepada pihak Pelita Air Service untuk selanjutnya dibawa ke tempat pemulasaran di Gunung Lingkas Aci. Rencananya, jenazah akan diterbangkan ke Jakarta.

Keberhasilan evakuasi ini, lanjutnya, merupakan hasil sinergi dan koordinasi yang solid antara TNI AU, Basarnas, serta pihak terkait lainnya, yang didukung respons cepat dan profesionalisme seluruh personel di lapangan. (red)

Be First to Comment

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *