Peserta dan instruktur Latihan VBSS Tahap VII Tahun 2025 berfoto bersama usai menerima sertifikat latihan di Pangkalan Bakamla Batam, Jumat (14/11/2025). (Foto: Ist)
JAKARTA, NP – Pelatihan Visit, Board, Search, and Seizure (VBSS) Tahap VII Tahun 2025 yang diselenggarakan Badan Keamanan Laut (Bakamla) RI bekerja sama dengan United Nations Office on Drugs and Crime (UNODC) resmi ditutup di Pangkalan Bakamla Batam, Jumat (14/11/2025).
Penutupan acara dipimpin Kepala Bakamla RI, Laksamana Madya TNI Dr. Irvansyah, yang diwakili Direktur Latihan, Laksamana Muda Bakamla Ivan Gatot Prijanto. Laksma Ivan menyampaikan apresiasi kepada seluruh peserta dan instruktur internasional yang terlibat dalam program tersebut.
“Latihan VBSS adalah wahana penting untuk meningkatkan profesionalisme aparat penegak hukum maritim,” tegas Laksma Ivan Gatot. Menurutnya, keterampilan teknis dan taktis yang dilatihkan dalam pelatihan ini sangat diperlukan untuk menghadapi ancaman maritim yang semakin kompleks.
Sepanjang tahun 2025, program Latihan VBSS telah berjalan dalam tujuh tahap, diikuti peserta dari enam negara: Indonesia, Malaysia, Filipina, Kamboja, Vietnam, dan Timor Leste. Laksma Ivan menekankan, pelatihan ini tidak hanya meningkatkan kompetensi teknis, tetapi juga memperkuat jalinan “Coast Guard Brotherhood” antar negara peserta.
Dalam penutupan, Laksma Ivan menegaskan pentingnya keberlanjutan kerja sama dengan UNODC dan Coast Guard negara sahabat. Ia mendorong peserta untuk terus mengasah kemampuan di tempat tugas masing-masing agar tetap responsif, profesional, dan siap menghadapi tantangan masa depan.
“Saya ucapkan terima kasih kepada UNODC dan para instruktur internasional atas kerja samanya. Untuk peserta dari Vietnam, selamat jalan dan sampai berjumpa kembali pada kesempatan lainnya,” ujar Laksma Ivan.
Program VBSS Bakamla RI–UNODC Tahun 2025 merupakan bagian dari upaya peningkatan kapasitas regional Asia Tenggara yang didukung U.S. Department of State Bureau of International Narcotics and Law Enforcement Affairs (US-INL). Kegiatan ini juga memperkuat mekanisme kerja sama internasional dalam menjaga stabilitas keamanan laut di kawasan Indo-Pasifik.
Acara penutupan diakhiri dengan penyerahan sertifikat latihan dan sesi foto bersama. (red)







Be First to Comment