Press "Enter" to skip to content

TNI AL Layani 1.213 Pasien di Papua Nugini, Perkuat Diplomasi Kemanusiaan

Social Media Share

Tim medis TNI AL memberikan pelayanan kesehatan kepada masyarakat Papua Nugini di atas KRI dr. Wahidin Sudirohusodo-991 dalam rangkaian Port Visit 2026 di Port Moresby. (Foto: Ist)

 

PAPUA NUGINI, NP – TNI Angkatan Laut (TNI AL) melalui Satgas Gabungan Terpadu Port Visit 2026 melayani 1.213 pasien selama dua hari kegiatan bakti kesehatan di Port Moresby, Papua Nugini. Pelayanan yang berlangsung di atas KRI dr. Wahidin Sudirohusodo-991 (WSH-991) tersebut menjadi wujud kepedulian kemanusiaan Indonesia sekaligus upaya mempererat persahabatan kedua negara.

Dinas Penerangan Angkatan Laut (Dispenal), dalam keterangan tertulis pada Rabu (28/10/2026), menyampaikan bahwa pada hari pertama, Senin (26/10/2026), tim kesehatan satgas melayani 405 pasien. Jumlah tersebut meningkat pada hari kedua, Selasa (27/10/2026), dengan total 808 pasien mendapatkan pelayanan medis.

Pelayanan kesehatan diberikan melalui sejumlah poliklinik, meliputi kesehatan umum, gigi, bedah, jantung, penyakit dalam, mata, dan obstetri. Selain konsultasi dan pemeriksaan poliklinik, tim medis juga melaksanakan tindakan operasi terhadap 15 pasien pada hari kedua, didukung fasilitas pemeriksaan laboratorium dan radiologi.

Kehadiran tenaga medis dan fasilitas kesehatan di atas KRI WSH-991 memberikan kesempatan bagi masyarakat setempat untuk memperoleh pelayanan medis sesuai kebutuhan. Kegiatan ini sekaligus menunjukkan peran TNI AL yang tidak hanya menjalankan tugas pertahanan dan keamanan maritim, tetapi juga berkontribusi dalam misi kemanusiaan.

Bakti kesehatan tersebut merupakan bagian dari diplomasi kemanusiaan TNI AL di kawasan Pasifik. Melalui pelayanan kesehatan secara langsung, Indonesia berupaya membangun hubungan yang semakin erat dengan masyarakat Papua Nugini sekaligus memperkuat kepercayaan dan persahabatan antarkedua negara.

Kegiatan ini juga sejalan dengan arahan Kepala Staf Angkatan Laut (Kasal) Laksamana TNI Dr. Muhammad Ali untuk terus memperkuat diplomasi TNI AL, meningkatkan hubungan dengan negara-negara sahabat, serta mengedepankan profesionalisme dan kepedulian kemanusiaan dalam setiap penugasan.

Melalui Satgas Gabungan Terpadu Port Visit 2026, TNI AL menegaskan komitmennya untuk terus menghadirkan manfaat nyata bagi masyarakat negara sahabat. Pengabdian tersebut diharapkan tidak hanya membantu meningkatkan akses pelayanan kesehatan, tetapi juga memperkuat persahabatan Indonesia dan Papua Nugini serta mendukung stabilitas kawasan Pasifik. (red)

 

Be First to Comment

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *