SURABAYA, NP — Satuan Tugas Pengamanan (Satgaspam) TNI Angkatan Laut Bandara Internasional Juanda menggagalkan upaya penyelundupan narkotika jenis sabu dan ganja yang dikirim melalui kargo udara pada Jumat (22/8/2025). Paket berisi narkotika ditemukan saat pemeriksaan rutin di Terminal Kargo T2.
Komandan Satgaspam Bandara Juanda Letkol Laut (P) Rai Terianom menjelaskan, temuan itu berawal dari pemeriksaan di Regulated Agent PT Ghita Avia Trans (Gatrans). Petugas mencurigai satu koli barang yang tidak sesuai dengan dokumen pemberitahuan isi (PTI).
“Paket itu dilaporkan berisi aksesoris dan barang pribadi, namun hasil x-ray dan pemeriksaan manual menunjukkan adanya barang terlarang,” ujar Rai dalam konferensi pers di Mako Lanudal Juanda, Kamis (28/8/2025).
Dalam kardus tersebut, petugas menemukan enam bungkus plastik kecil berisi sabu dengan berat bruto 5,5 gram, serta satu bungkus plastik berisi biji ganja seberat 27,7 gram. Narkotika itu diselipkan dalam sepatu dan direncanakan dikirim menggunakan pesawat Batik Air ID-6391 tujuan Surabaya–Jakarta.
Pengujian dengan alat TruNarc Handled Narcotics Analyzer menunjukkan barang tersebut positif mengandung methamphetamine dan ganja. Barang bukti kemudian diserahkan kepada Polisi Militer Angkatan Laut (Pomal) Lanudal Juanda untuk penyelidikan lebih lanjut dan dikoordinasikan dengan Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Jawa Timur.
Menurut Rai, keberhasilan ini merupakan hasil sinergi antara Satgaspam TNI AL, Avsec Bandara Juanda, dan BNNP Jawa Timur. Ia menambahkan, pengawasan akan terus diperketat untuk mencegah penyelundupan narkotika melalui jalur udara.
“Kami berkomitmen mendukung penuh pemberantasan peredaran narkotika yang menjadi ancaman serius bagi masa depan generasi bangsa,” kata Rai.
Saat ini, barang bukti ditangani oleh BNNP Jawa Timur dan akan ditindaklanjuti bersama BNNP DKI Jakarta sesuai alamat tujuan pengiriman.
Upaya ini sejalan dengan program Asta Cita Presiden RI Prabowo Subianto dalam pemberantasan narkotika, serta instruksi Kepala Staf Angkatan Laut Laksamana TNI Dr. Muhammad Ali terkait peningkatan pengamanan di lingkungan TNI AL.(red)







Be First to Comment