Press "Enter" to skip to content

Repatriasi ABK Kapal Pesiar MV. Costa Mediteranea

Social Media Share

JAKARTA, NP – Komandan Lantamal III Jakarta, Brigadir Jenderal TNI (Mar) Hermanto, S.E., M.M. selaku Dansatgas pimpin evakuasi pemulangan ABK kapal pesiar MV. Costa Mediteranea sebanyak 326 orang, turun dan disambut oleh Satuan tugas evakuasi di dermaga JICT II Pelabuhan Tanjung Priok Jakarta Utara. (Senin,15/6/2020)

Kapal pesiar MV. Costa Mediteranea sebelumnya dari Singapura, menuju Jakarta dan lego jangkar ± 2-3 Nm, dengan menggunakan 4 unit tunderboat dan pengawasan pengamanan langsung oleh Tim raider Kopaska Koarmada I dan Satuan Patroli Lantamal III, ABK kapal pesiar MV. Costa Mediteranea mulai dievakuasi menuju Dermaga JICT-2 Pelabuhan Tanjung Priok Jakarta utara, ABK sebanyak 326 WNI terdiri dari 294 Pria dan 32 Wanita, tiba didermaga disambut oleh Tim satgas, saat turun dari tunderboat langsung dilakukan pengarahan oleh Wadan Satgas Kolonel Marinir A. Beny Sarana mengenai peraturan penanganan Test Covid-19 sampai diketahui hasilnya, kemudian ABK diadakan penyemprotan disinfektan baik terhadap tubuh maupun barang bawaannya, terkhusus untuk barang bawaan diwajibkan melewati X-Ray dari Tim Bea Cukai dan juga pemeriksaan oleh K-9/Anjing Pelacak Pom Lantamal III. Kemudian ABK diarahkan naik ke dalam 16 bus @ 20 orang, diantar ke Hotel Mercure Batavia Jakarta, setibanya di hotel langsung diadakan Swab Test (PCR) dari Tim KKP yang telah disiapkan sekitar 4 Tim medis, dan untuk setiap ABK akan menempati masing-masing 1 kamar, pemeriksaan dipimpin langsung oleh dr. Jefri Hasibuan Simbolon, M.Kes. (KKP Klas I Pelabuhan Tanjung Priok Jakarta utara)

“Hari ini dilakukan debarkasi ABK Kapal pesiar MV. Costa Mediteranea merupakan kapal ke-14 dengan jumlah total 3729 orang, dimana sesampainya di dermaga Tim akan melakukan protocol covid-19, dan pemeriksaan baik terhadap orang maupun barang bawaan ABK oleh Tim Bea Cukai, setelah itu dibawa ke Hotel Mercure Batavia, disana mereka akan melaksanakan swab test (PCR) dan isolasi mandiri selama 14 hari, bila ada yang hasilnya positif tentunya akan dibawa ke Rumah sakit darurat Wisma Atlit Kemayoran dan bila negative tentunya akan dibekali dengan surat keterangan oleh tim kesehatan agar mereka kembali ke kampung halamannya dengan aman.” Ungkap Brigjen Hermanto.

Dalam kesempatan ini Pangkogabwilhan I Laksda TNI I Nyoman Gede Ariawan dan Pangkoarmada I Laksda TNI Ahmadi Heri Purwono, S.E., M.M. meninjau langsung evakuasi ABK Kapal pesiar MV. Costa Mediteranea di Dermaga JICT II Pelabuhan Tanjung Priok Jakarta utara. “Saya berpesan kepada kita semua dan masyarakat juga ABK bahwa kita menghadapi sesuatu yang tidak kelihatan, tidak tahu oleh karena itu terkait dengan protocol kesehatan Covid-19 diserahkan kepada diri pribadi kita, disiplin pribadi kita, maka laksanakan protocol kesehatan dengan disiplin karena itu kuncinya untuk memutus seperti masker, phisical distancing, cuci tangan, makan sehat, dan berolahraga”. Ucap Pangkogabwilhan I.

Hadir pada proses evakuasi ABK kapal pesiar MV. Costa Mediteranea di Dermaga JICT-2 Pelabuhan Tanjung Priuk Jakarta utara, yaitu Dansatgas, Wakil Dansatgas Kolonel Marinir A. Beny Sarana, Dansat Kopaska Armada I, Kapolres Pelb. Tj. Priok AKBP Kurniawan Tandi Rongre, S.Ik, Si., KKP, Syahbandar, KSOP, Imigrasi, Bea cukai dan Pihak Agen Kapal/Principal. (Pen)

 

Be First to Comment

Tinggalkan Balasan