Aspers Kasal Laksamana Muda TNI Yudi Cahyadi memimpin Sidang Komisi Pantukhir seleksi Dikreg Seskoal Angkatan ke-66 TA 2026 di Auditorium Jos Soedarso Seskoal, Jakarta Selatan, Kamis (2/7/2026). (Foto: Ist)
JAKARTA, NP – Komandan Sekolah Staf dan Komando Angkatan Laut (Seskoal) Laksamana Muda TNI Ariantyo Condrowibowo mendampingi Asisten Personalia (Aspers) Kepala Staf Angkatan Laut (Kasal) Laksamana Muda TNI Yudi Cahyadi, S.T., CHRMP., C.Fr.A. memimpin Sidang Komisi Panitia Penentuan Akhir (Pantukhir) seleksi Pendidikan Reguler (Dikreg) Seskoal Angkatan ke-66 Tahun Anggaran 2026 di Auditorium Jos Soedarso Seskoal, Cipulir, Kebayoran Lama, Jakarta Selatan, Kamis (2/7/2026).
Pendidikan Reguler Seskoal merupakan salah satu tahapan penting dalam pembinaan karier Perwira Menengah TNI Angkatan Laut. Sebagai Center of Excellence on Naval and Maritime Science, Seskoal memiliki peran strategis dalam mendidik, membimbing, dan mentransformasikan ilmu pengetahuan kepada Perwira Siswa (Pasis) sebagai calon pemimpin TNI Angkatan Laut yang memiliki wawasan strategis, kemampuan analisis yang tajam, serta kepemimpinan yang adaptif terhadap dinamika lingkungan strategis.
Dalam sambutannya, Aspers Kasal Laksamana Muda TNI Yudi Cahyadi menegaskan bahwa proses seleksi Dikreg Seskoal bukan sekadar rutinitas administratif, melainkan investasi jangka panjang TNI Angkatan Laut dalam menyiapkan sumber daya manusia yang unggul.
“Proses seleksi Dikreg Seskoal ini bukan sekadar rutinitas administratif, melainkan investasi jangka panjang TNI Angkatan Laut untuk mendapatkan sumber daya manusia yang berkualitas unggul. Kita dituntut melahirkan perwira TNI Angkatan Laut yang tidak hanya cakap secara teknis, tetapi juga memiliki integritas moral yang tinggi, serta mampu merespons tantangan teknologi pertahanan dan ancaman asimetris di masa depan,” ujarnya.
Ia menambahkan, para Pasis yang dinyatakan lulus seleksi merupakan calon pemimpin TNI Angkatan Laut yang pada masa mendatang akan memegang tongkat komando di berbagai satuan maupun Kapal Republik Indonesia (KRI).
“Kita menyadari bahwa Pasis Dikreg Seskoal yang terpilih hari ini adalah calon pemimpin TNI Angkatan Laut yang akan memegang tongkat komando di berbagai satuan dan KRI. Oleh karena itu, kesalahan dalam memilih Pasis Dikreg Seskoal pada Sidang Komisi Pantukhir ini akan berdampak pada kualitas organisasi TNI Angkatan Laut ke depan,” katanya.
Karena itu, Aspers Kasal berharap seluruh rangkaian Sidang Komisi Pantukhir dapat berlangsung lancar dengan tetap berpedoman pada prinsip selektif, objektif, dan adil sehingga menghasilkan perwira terbaik untuk mengikuti Pendidikan Reguler Seskoal Angkatan ke-66 Tahun Anggaran 2026. (red)







Be First to Comment