Press "Enter" to skip to content

Kasau Minta Paja Penerbang TNI AU Junjung Integritas dan Profesionalisme

Social Media Share

Kasau Marsekal TNI M. Tonny Harjono memberikan pengarahan kepada Paja PSDP Penerbang TNI Program Khusus Tahun 2026 dan siswa standarisasi PaPK Penerbang TNI di Mabesau, Jakarta Timur.(Foto: Ist)

JAKARTA, NP – Kepala Staf TNI Angkatan Udara (Kasau) Marsekal TNI M. Tonny Harjono meminta para Perwira Remaja (Paja) penerbang TNI Angkatan Udara untuk selalu menunjukkan integritas, loyalitas, dan dedikasi dalam setiap pelaksanaan tugas.

Arahan tersebut disampaikan Kasau saat memberikan pengarahan kepada Paja PSDP Penerbang TNI Program Khusus Tahun 2026 serta Siswa Standarisasi Perwira Prajurit Karier (PaPK) Penerbang TNI di Ruang Serbaguna IG Dewanto, Mabesau, Jakarta Timur, Kamis (12/3/2026).

Menurut Kasau, perkembangan situasi global yang berlangsung sangat cepat menuntut setiap prajurit memiliki kesiapan, kemampuan, serta karakter yang tangguh agar mampu menghadapi berbagai tantangan tugas di masa mendatang.

“Setiap prajurit harus memiliki kesiapan, kemampuan, dan karakter yang kuat agar mampu menghadapi dinamika serta tantangan tugas yang terus berkembang,” kata Kasau.

Sejalan dengan hal tersebut, Kasau menekankan pentingnya lima prioritas TNI Angkatan Udara sebagai fondasi dalam mewujudkan Angkatan Udara yang adaptif, modern, profesional, unggul, dan humanis (AMPUH).

Ia juga menegaskan bahwa setiap perwira dituntut untuk selalu menjaga sikap, perilaku, serta profesionalisme dalam setiap penugasan.

Selain itu, Kasau berpesan agar para perwira menjadikan iman dan takwa sebagai landasan dalam pengabdian, menjaga kehormatan sebagai perwira, serta menjadi teladan di satuan, masyarakat, maupun keluarga.

Kasau juga mengingatkan para perwira untuk terus belajar dan beradaptasi seiring dengan perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi.

Kehadiran para Paja penerbang TNI Angkatan Udara diharapkan dapat semakin memperkuat TNI AU dalam menjalankan tugas pertahanan negara demi kepentingan bangsa dan negara. (red)

 

Be First to Comment

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *