Press "Enter" to skip to content

Unhan RI–Thales Perkuat Kompetensi Siber Lewat Pelatihan Forensik Digital

Social Media Share

Peserta mengikuti Digital Forensics and Incident Response Training di Universitas Pertahanan RI dengan penuh konsentrasi, memadukan teori dan praktik dalam menghadapi simulasi ancaman siber.(Foto: Ist)

BOGOR, NP — Universitas Pertahanan Republik Indonesia (Unhan RI) tidak ingin pendidikan siber berhenti di ruang teori. Melalui kerja sama dengan PT Thales, Unhan RI menyelenggarakan Digital Forensics and Incident Response Training, pelatihan intensif yang berfokus pada penguatan keterampilan teknis, analitis, dan operasional dalam menghadapi ancaman siber yang terus berkembang.

Program yang berlangsung pada 30 Maret hingga 9 April 2026 ini menunjukkan arah yang semakin jelas: pertahanan siber tidak lagi cukup dibangun dari pemahaman konseptual, tetapi harus diasah melalui pengalaman langsung, simulasi, serta kemampuan membaca bukti digital secara presisi.

Materi pelatihan dirancang menyentuh inti kebutuhan dunia siber modern. Peserta dibekali pemahaman mengenai peran cyber defenders, proses incident response dan penanganan krisis, cyber threat intelligence, threat hunting, hingga threat detection. Selain itu, pelatihan juga mencakup investigasi mendalam seperti digital forensic, malware analysis, dan network forensic.

Dalam pelaksanaannya, peserta tidak hanya menerima materi secara teoritis, tetapi juga menjalani praktik langsung. Mereka mempelajari kerangka respons insiden, pelacakan insiden, operasi 24/7, deteksi berbasis SOC dan SIEM, hingga simulasi penanganan kasus. Pada tahap lanjutan, peserta memasuki aspek yang lebih teknis, seperti mobile forensic, cloud forensic, Windows forensic, memory analysis, hingga simulasi wargame.

Pendekatan ini menjadi penting karena dunia siber menuntut dua hal sekaligus: ketepatan analisis dan kecepatan respons. Di tengah meningkatnya kompleksitas serangan digital, kemampuan membaca jejak forensik, memahami pola ancaman, serta merespons insiden secara sistematis menjadi kompetensi yang sangat dibutuhkan.

Kerja sama Unhan RI dan Thales juga mencerminkan kebutuhan baru dalam pendidikan tinggi pertahanan, yakni membangun jembatan antara kampus, industri, dan tantangan nyata di lapangan. Dalam konteks ini, pelatihan bukan sekadar program akademik, melainkan investasi strategis untuk menyiapkan talenta siber yang matang secara teknis dan siap menghadapi lanskap ancaman global.

“Hal ini menjadi bagian dari upaya lebih besar dalam membentuk sumber daya manusia pertahanan yang adaptif terhadap dinamika ancaman siber,” ujar Dekan FTTP Unhan RI Prof. Dr. Henry Setiyanto, S.Si., M.T. saat pembukaan kegiatan, di Kampus Unhan RI, Bogor, Senin (30/3/2026).

Pelatihan berlangsung setiap hari kerja dalam dua sesi, pagi dan siang, dengan pola pembelajaran yang menekankan evaluasi berkelanjutan. Pada akhir sebagian besar modul, peserta diberikan pertanyaan dan studi kasus praktis untuk dikerjakan. Seluruh proses dinilai, dan peserta yang berhasil menyelesaikan program akan memperoleh diploma pada akhir kegiatan.

Ketua Panitia Training Kolonel Laut (KH) Dr. Hondor Saragih, S.Kom., M.Han., M.M.S.I. menegaskan kesiapan teknis peserta juga menjadi perhatian utama.

“Dari sisi kesiapan teknis, peserta harus memenuhi sejumlah prasyarat, mulai dari spesifikasi laptop hingga instalasi perangkat lunak forensik dan analisis jaringan. Hal ini menegaskan bahwa pelatihan disusun secara serius dan diarahkan pada pengalaman belajar yang benar-benar aplikatif,” ujarnya.

Sementara itu, Kaprodi RPS Kolonel Laut (E) Danang R. menambahkan bahwa program ini memiliki makna strategis yang lebih luas.

“Bagi Unhan RI, program ini lebih dari sekadar pelatihan singkat. Ini adalah bagian dari upaya besar untuk membentuk SDM pertahanan yang memahami bahwa keamanan siber saat ini adalah soal kesiapan nasional. Dan kesiapan itu dibangun dari ruang-ruang belajar yang bertemu langsung dengan realitas ancaman,” tutupnya.(red)

Be First to Comment

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *