Press "Enter" to skip to content

Sofjan Wanandi Kenang Persahabatan Panjang dengan Satyanegara di Perayaan 60 Tahun Pernikahan

Social Media Share

Acara 60th wedding anniversary ahli bedah saraf Satyanegara dan Yoko Tsuji di Sheraton Grand Jakarta Gandaria City, dihadiri kerabat, sahabat, dan keluarga, termasuk Siti Hutami Endang Adiningsih atau Mamiek, putri bungsu Presiden ke-2 RI Soeharto. (Foto: Ist)

JAKARTA, NP – Pengusaha swasta nasional sekaligus aktivis 1966, Sofjan Wanandi, menyampaikan Sekapur Sirih pada perayaan 60th wedding anniversary ahli bedah saraf Satyanegara dan istrinya, Yoko Tsuji, di Sheraton Grand Jakarta Gandaria City, Jumat (28/3/2026).

Dalam sambutannya yang disampaikan secara live melalui Zoom, Sofjan mengenang perjalanan panjang persahabatannya dengan Satyanegara yang telah terjalin selama lebih dari lima dekade. Ia juga menyinggung kiprah bersama dalam membantu Kedutaan Besar Republik Indonesia di Jepang serta pengalaman perjalanan yang penuh kenangan.

Satyanegara (tengah) bersama istrinya, Yoko Tsuji, berfoto dengan sahabat Sigit Samsu (kedua kiri) serta sejumlah pengurus yayasan dan rektorat President University dalam perayaan 60th wedding anniversary. (Foto: Ist)

“Kita dulu membantu KBRI di Jepang saat pertama kali berkenalan. Setiap kunjungan ke Jepang, Prof selalu bersama untuk menjaga kesehatan selama perjalanan. Sekarang, saya masih bisa menyaksikan momen anniversary ini. Luar biasa dan proficiat,” ujar Sofjan.

Sofjan mengungkapkan ketidakhadirannya secara langsung lantaran sedang berada di luar negeri. Meski demikian, ia menegaskan komitmennya yang selama ini hampir tidak pernah absen dalam berbagai acara yang digelar sahabatnya tersebut.

 

Yoko Tsuji (tengah) diapit Mamiek Soeharto (kanan) dan Yio Sioe Hoen di sela perayaan diamond jubilee 60 tahun pernikahan. (Foto: Ist)

Menanggapi sambutan itu, Satyanegara menyampaikan apresiasi dan kekagumannya terhadap Sofjan, yang dinilai tidak hanya sukses sebagai pengusaha, tetapi juga memiliki rekam jejak kuat sebagai aktivis pada masa awal perjalanan bangsa.

“Saya kagum dengan Anda sebagai aktivis dan pengusaha. Anda berada di garis depan saat aktif di KAMI, berani, lincah, dan selalu memberi pandangan bagi bangsa dan negara,” ujar Satyanegara.

Dalam kilas baliknya, Sofjan juga menceritakan perannya dalam mengajak Satyanegara kembali ke Indonesia pada masa awal pemerintahan Soeharto. Saat itu, Indonesia tengah menghadapi ketidakstabilan ekonomi, sosial, dan politik pasca transisi kekuasaan.

Dokumentasi peringatan dan perayaan HUT ke-87 (Desember 2025) Satyanegara di Pondok Indah Golf Course. (Foto: Ist)

Menurut Sofjan, Satyanegara menunjukkan komitmen kuat untuk mengabdi kepada bangsa, meski saat itu kariernya di Jepang sedang berkembang. Ia bahkan memperkenalkan Satyanegara kepada Ibu Negara Siti Hartinah, yang kemudian semakin mengukuhkan kiprah sang dokter di Tanah Air.

“Beliau menghadapi berbagai tantangan sebelum pulang, tetapi tetap bertekad membaktikan diri. Bahkan kemudian menjadi dokter pribadi Pak Harto selama bertahun-tahun,” kata Sofjan.

Acara yang dipandu oleh putra Satyanegara, Dharma, berlangsung hangat dan penuh keakraban. Dalam sesi interaktif, Dharma mengenang kedekatan keluarganya dengan Sofjan sejak ia masih kecil.

Foto dokumentasi peringatan dan perayaan HUT ke-87 (Desember 2025) Satyanegara di Pondok Indah Golf Course. Sofjan Wanandi (ketiga dari kiri) dan Prof. Satyanegara (keenam dari kanan). (Foto: Ist)

Menutup sambutannya, Sofjan juga menyelipkan kisah ringan mengenai kebersamaan mereka, termasuk kebiasaan bercanda dan keterbukaan satu sama lain dalam persahabatan yang telah terjalin lama.

“Sebagai teman, tidak ada yang dirahasiakan di antara kami. Saya tahu kehebatan beliau, tapi juga kekurangannya. Namun, di momen bahagia ini, tentu tidak akan saya ungkap,” ujarnya disambut tawa para tamu.

Perayaan diamond jubilee tersebut berlangsung dalam suasana penuh kehangatan, mencerminkan eratnya persahabatan dan dedikasi panjang bagi bangsa.(red)

Be First to Comment

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *