Foto bersama Komandan Pushidrosal Laksamana Madya TNI Dr. Budi Purwanto, S.T., M.M., jajaran pejabat Pushidrosal, serta Wakil Direktur Utama PT Pertamina Patra Niaga Taufik Adityawarman beserta rombongan.(Foto: Ist)
JAKARTA, NP – Pusat Hidro-Oseanografi TNI Angkatan Laut (Pushidrosal) menerima audiensi dari PT Pertamina Patra Niaga yang berlangsung di Ruang Rapat Pushidrosal, Ancol, Jakarta Utara, Kamis (16/4/2026).
Kegiatan ini digelar dalam rangka mempererat silaturahmi sekaligus memperkuat koordinasi dan keselarasan teknis antara kedua institusi, khususnya terkait dukungan data dan informasi hidro-oseanografi untuk kebutuhan operasional di wilayah perairan Indonesia.
Komandan Pushidrosal Laksamana Madya TNI Dr. Budi Purwanto, S.T., M.M., yang didampingi para pejabat utama dan Kadis terkait, menegaskan pentingnya sinergi lintas sektor dalam mendukung keselamatan pelayaran dan perlindungan infrastruktur strategis nasional di laut.
“Pushidrosal memiliki mandat tidak hanya sebagai lembaga hidrografi militer, tetapi juga sebagai lembaga hidrografi nasional. Karena itu, akurasi dan pembaruan data hidro-oseanografi menjadi hal yang sangat krusial dalam mendukung keselamatan dan keamanan aktivitas di laut,” ujarnya.
Sementara itu, Wakil Direktur Utama PT Pertamina Patra Niaga Taufik Adityawarman beserta jajaran manajemen menyampaikan komitmen perusahaan untuk terus memperkuat kerja sama dengan Pushidrosal, terutama dalam mendukung pengamanan dan keberlanjutan infrastruktur energi di wilayah perairan Indonesia.
“Kami menyambut baik kolaborasi yang telah terjalin dengan Pushidrosal. Sinergi ini sangat penting untuk memastikan operasional fasilitas energi di laut dapat berjalan aman, efisien, dan sesuai dengan standar keselamatan,” kata Taufik.
Dalam kesempatan tersebut, Kepala Dinas Pemetaan (Kadispeta) Pushidrosal Kolonel Laut (KH) Moh. Qisti Amarona, S.T., M.Tr. Hanla., memaparkan pentingnya pembaruan peta laut, khususnya di kawasan Teluk Balikpapan, sebagai bagian dari upaya peningkatan keselamatan navigasi dan perlindungan infrastruktur bawah laut.
Paparan tersebut dilanjutkan dengan pemaparan teknis dari pihak PT Pertamina Patra Niaga terkait Project Manager Fuel Facilities, yang menyoroti aspek operasional dan kebutuhan dukungan data kelautan dalam pengelolaan fasilitas bahan bakar di wilayah perairan.
Momentum audiensi ini ditandai dengan penandatanganan kontrak kerja sama antara Pushidrosal dan PT Pertamina Patra Niaga sebagai wujud sinergi kedua pihak dalam pengamanan infrastruktur Pertamina melalui penggambaran pada Peta Laut Indonesia (PLI).
Melalui pembaruan yang berkelanjutan pada PLI, diharapkan seluruh instalasi bawah laut dapat terpetakan secara akurat sehingga menjamin aspek keselamatan pelayaran, keamanan aset strategis, serta perlindungan lingkungan laut. (red)







Be First to Comment