Press "Enter" to skip to content

Dansatdik AAL: Karakter Bahari Jadi Fondasi Peserta SPPI Kampung Nelayan Merah Putih

Social Media Share

Dansatdik AAL Kolonel Marinir Kakung Priyambodo memberikan arahan kepada peserta SPPI Program Kampung Nelayan Merah Putih di Satdik AAL, Surabaya, Jumat (3/7/2026).  (Foto: Dok. Satdik)

SURABAYA, NP – Komandan Satuan Pendidikan Akademi Angkatan Laut (Dansatdik AAL), Kolonel Marinir Kakung Priyambodo, menegaskan peserta Sarjana Penggerak Pembangunan Indonesia (SPPI) Program Kampung Nelayan Merah Putih harus memiliki karakter bahari sebagai fondasi utama dalam menggerakkan pembangunan masyarakat pesisir.

Penegasan tersebut disampaikan saat memberikan Jam Komandan kepada peserta SPPI di Satdik AAL. Menurutnya, membangun Indonesia sebagai negara maritim yang kuat tidak cukup hanya melalui program pembangunan, tetapi harus diawali dengan membangun sumber daya manusia yang mencintai laut, berintegritas, memiliki jiwa patriotisme, serta semangat pengabdian kepada bangsa dan negara.

“Laut bukan sekadar hamparan wilayah, melainkan sumber kehidupan, jalur peradaban, sekaligus masa depan kejayaan bangsa Indonesia. Karena itu, karakter bahari harus tertanam kuat dalam diri setiap peserta SPPI sebagai calon penggerak pembangunan Kampung Nelayan Merah Putih,” tegas Kolonel Marinir Kakung Priyambodo dalam keterangannya, Jumat (3/7/2026).

Ia menjelaskan Program Kampung Nelayan Merah Putih merupakan salah satu program prioritas Presiden RI Prabowo Subianto untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat pesisir, memperkuat kemandirian nelayan, sekaligus membangun ekonomi maritim yang berkelanjutan.

Menurutnya, keberhasilan program tersebut sangat ditentukan oleh kualitas sumber daya manusia yang mampu menjadi agen perubahan di tengah masyarakat. Karena itu, peserta SPPI diharapkan tidak hanya menguasai aspek teknis pembangunan, tetapi juga hadir sebagai pemimpin yang mampu memberi teladan, membangun kepercayaan masyarakat, serta menghadirkan solusi atas berbagai persoalan di lapangan.

Dalam arahannya, Dansatdik AAL juga menanamkan nilai-nilai pengabdian, patriotisme, dan pantang menyerah. Ia mengingatkan berbagai tantangan akan selalu menyertai proses pembangunan sehingga setiap peserta harus memiliki daya juang, ketangguhan mental, serta keberanian mengambil keputusan yang berpihak pada kepentingan rakyat.

“Pemimpin sejati adalah mereka yang memiliki integritas, dedikasi tinggi, dan tetap berdiri bersama masyarakat dalam setiap tantangan. Karakter inilah yang harus menjadi identitas peserta SPPI ketika nantinya mengabdi di Kampung Nelayan Merah Putih,” ujarnya.

Lebih lanjut, Kolonel Marinir Kakung Priyambodo menegaskan kejayaan Indonesia sebagai bangsa maritim dimulai dari lahirnya generasi penggerak pembangunan yang berkarakter bahari. Karakter tersebut menjadi fondasi dalam berpikir, bekerja, melayani, dan mengabdi demi mewujudkan masyarakat pesisir yang maju, mandiri, sejahtera, serta memiliki daya saing.

Melalui pembinaan di Satdik AAL, para peserta SPPI diharapkan mampu menjadi motor penggerak pembangunan yang tidak hanya mendorong perubahan ekonomi, tetapi juga menumbuhkan semangat nasionalisme, memperkuat ketahanan wilayah pesisir, serta mewujudkan Indonesia yang berdaulat, mandiri, dan sejahtera. (red)

 

Be First to Comment

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *