Suasana proses evakuasi jenazah ABK MT VS LEIA oleh tim gabungan Satrol Kodaeral IV) bersama instansi terkait di perairan Kabil, Batam, Rabu (25/2/2026) malam. (Foto: Ist)
BATAM, NP – Unsur jajaran Komando Daerah Angkatan Laut IV (Kodaeral IV) melalui Satuan Patroli (Satrol) Kodaeral IV bersama Posal Punggur melaksanakan operasi Search and Rescue (SAR) terhadap seorang Anak Buah Kapal (ABK) yang meninggal dunia di atas kapal MT VS LEIA di perairan Kabil, Batam, Rabu malam (25/2/2026).
Kepala Dinas Penerangan Kodaeral IV Kolonel Laut (KH) Ign. M. Pundjung T., S.Sos., M.Sc dalam siaran pers yang diterima Kamis (26/2/2026) menyampaikan, kapal berbendera asing MT VS LEIA dengan call sign MEIEN, GT 240048, IMO 9303730, saat ini berada pada posisi lego jangkar di perairan Kabil dan tengah melaksanakan kegiatan bongkar muatan bahan bakar minyak jenis RON 90 sebanyak kurang lebih 30.274 kiloliter, dengan pelabuhan terakhir tercatat berasal dari Singapura.
“Kami menerima laporan adanya satu ABK yang meninggal dunia di atas kapal saat kapal berada di area lego jangkar Kabil. Unsur Satrol Kodaeral IV bersama Posal Punggur segera bergerak untuk melaksanakan proses evakuasi sesuai prosedur SAR yang berlaku,” ujar Pundjung.
ABK yang meninggal dunia diketahui bernama Tayag Girard Dicen (50), warga negara Filipina.
Menurut Pundjung, jenazah selanjutnya dievakuasi dan direncanakan dibawa menuju Pelabuhan KPLP Punggur untuk proses penanganan lebih lanjut di RS Bhayangkara Batam.
“Evakuasi dilaksanakan dengan mengedepankan faktor keselamatan dan koordinasi lintas instansi. Selanjutnya, penanganan jenazah akan dilakukan sesuai ketentuan yang berlaku,” katanya.
Dalam pelaksanaan operasi SAR tersebut, unsur yang terlibat antara lain Sea Rider 02 (RBB Satrol Kodaeral IV), KP 1003 Polair Polda Kepri, KNP 546 KPLP Tanjung Uban, Posal Punggur, Inafis Polda Kepri, serta Basarnas Kepri.
Keterlibatan Satrol Kodaeral IV dan Posal Punggur menegaskan komitmen Tentara Nasional Indonesia Angkatan Laut melalui Kodaeral IV untuk terus bersinergi dengan instansi terkait dalam menjamin keselamatan pelayaran serta menjaga keamanan dan ketertiban di wilayah perairan yurisdiksi nasional, khususnya di wilayah Batam, Kepulauan Riau. (red)







Be First to Comment