Yogi Saputra, pemain Bintang Timur Surabaya berusaha meraih bola tapi dibayang-bayangi kapten Unggul FC Malang, Anton CAHYO dan diakhir laga Bintang Timur Surabaya menjadi juara pertama Futsal Super Cup 2026 lewat adul finalti yang berlangsung di di GOR POPKI Cibubur, Kota Jakarta Timur, Minggu (20/9/2026). Foto : KFI
JAKARTA, NP — Bintang Timur Surabaya sukses merengkuh gelar juara setelah menaklukkan Unggul FC Malang melalui drama adu penalti dengan skor 5-4, menyusul hasil imbang 3-3 melalui waktu normal dan perpanjangan waktu (extra time). Pertandingan puncak ini berlangsung di GOR POPKI Cibubur, Kota Jakarta Timur, Minggu (20/9/2026), pukul 19:00 waktu setempat.
Laga pamungkas penentuan gelar juara di ajang Futsal Super Cup 2026 menyajikan pertarungan yang sangat dramatis dan penuh ketegangan hingga detik terakhir.
Berada di bawah arahan pelatih Tiago Lino Polido Coelho De Sousa, Bintang Timur Surabaya mendapat perlawanan sengit dari Unggul FC Malang besutan pelatih Andre Luis Brocanelo Coutinho sejak peluit awal dibunyikan. Unggul FC Malang berhasil mencuri keunggulan lebih dulu lewat gol yang dicetak oleh Ardian Kaspari pada menit ke-17, yang membawa timnya unggul 1-0 hingga babak pertama usai.
Memasuki babak kedua, Bintang Timur Surabaya langsung merespons dengan agresif. Allan Guilherme Costa Silva sukses menyamakan kedudukan pada menit ke-21. Hanya berselang dua menit, Edison Machado Coelho membalikkan keadaan menjadi 2-1 untuk keunggulan Bintang Timur Surabaya pada menit ke-23.
Namun, Unggul FC Malang menolak menyerah dan berhasil menyamakan kedudukan menjadi 2-2 lewat aksi Achmad Vicky Irawan pada menit ke-32, memaksa laga dilanjutkan ke babak perpanjangan waktu.
Pada babak tambahan, drama kembali terjadi. Allan Guilherme Costa Silva kembali mencatatkan namanya di papan skor pada menit ke-42 untuk membawa Bintang Timur Surabaya memimpin 3-2.
Kemenangan yang sudah di depan mata buyar seketika saat pemain Unggul FC Malang, Armia Zainul Almaraghi, mencetak gol krusial pada menit ke-49, mengubah skor kembali imbang 3-3 dan memaksa penentuan juara dilakukan lewat adu penalti.
Di babak penentuan (tos-tosan), mental juara Bintang Timur Surabaya berbicara. Lima eksekutor mereka, yakni Edison Machado Coelho, Alireza Rafiei Pour, Syauqi Saud, Samuel Eko Putra Tampubulon, dan Rio Pangestu Putra sukses menjalankan tugasnya dengan sempurna. Di sisi lain, dari kubu Unggul FC Malang, eksekusi Andres Josue Teran Bastidas gagal berbuah gol, sementara empat penendang lainnya (Andres Dwi Persada Putra, Achmad Vicky Irawan, Muhammad Subhan Faidasa, dan Caique Lemes Florentino) berhasil masuk.
Pertandingan final yang berjalan dengan intensitas dan tensi sangat tinggi ini turut diwarnai dengan keluarnya empat kartu kuning; tiga untuk pemain Bintang Timur Surabaya (Samuel Eko pada menit ke-6, Syauqi Saud pada menit ke-24, dan Rio Pangestu pada menit ke-37), serta satu untuk kapten Unggul FC Malang, Anton Cahyo Nugroho, pada menit ke-36.
Kemenangan emosional lewat adu penalti ini secara resmi mengukuhkan Bintang Timur Surabaya sebagai Juara Futsal Super Cup 2026. (WahyuWepe)







Be First to Comment