Press "Enter" to skip to content

KAI Daop 7 Madiun Tegaskan Komitmen Layani Lansia dengan Fasilitas Inklusif

Social Media Share

Tohari berada di dalam rangkaian kereta api. KAI Daop 7 Madiun terus berkomitmen memberikan layanan inklusif bagi pelanggan lanjut usia melalui fasilitas aksesibilitas dan tarif reduksi sebesar 20 persen. (Foto:Ist)

MADIUN, NP – Meski peringatan Hari Lanjut Usia Nasional (HLUN) telah berlalu, PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi (Daop) 7 Madiun menegaskan komitmennya untuk terus memberikan pelayanan terbaik bagi pelanggan, khususnya lanjut usia (lansia).

Sebagai wujud kepedulian terhadap kenyamanan dan aksesibilitas, KAI Daop 7 terus menghadirkan layanan perkeretaapian yang inklusif dan ramah lansia agar mereka dapat menikmati perjalanan dengan aman, nyaman, dan mudah.

“Peringatan HLUN memang telah lewat, namun perhatian KAI terhadap para lansia tidak pernah berhenti. Kami berkomitmen penuh mewujudkan layanan perkeretaapian yang ramah bagi semua kalangan, termasuk para lansia, melalui penyediaan fasilitas yang aksesibel di stasiun maupun di atas kereta serta berbagai program apresiasi berupa tarif reduksi bagi lanjut usia,” ujar Manager Humas KAI Daop 7 Madiun, Tohari, dalam keterangan tertulis yang diterima redaksi, Rabu (24/6/2026).

Menurut Tohari, kualitas pelayanan yang inklusif terus ditingkatkan untuk memberikan kenyamanan ekstra bagi pelanggan lansia. Berbagai fasilitas telah disediakan, mulai dari kursi roda, ruang tunggu prioritas, bantuan petugas saat proses boarding, hingga kemudahan akses selama perjalanan menggunakan moda transportasi kereta api.

Sebagai bentuk apresiasi berkelanjutan, KAI juga menetapkan tarif reduksi atau potongan harga tiket sebesar 20 persen bagi pelanggan berusia 60 tahun ke atas untuk perjalanan Kereta Api Jarak Jauh. Tarif reduksi tersebut berlaku setiap hari pada seluruh perjalanan KA Jarak Jauh komersial maupun Public Service Obligation (PSO), dengan proses registrasi yang cukup dilakukan satu kali.

Adapun tata cara pendaftaran reduksi lansia, yakni dilakukan paling lambat H-2 sebelum keberangkatan kereta dan registrasi hanya dapat dilakukan di layanan Customer Service stasiun sesuai jam pelayanan. Pendaftaran dilakukan oleh calon penumpang dengan membawa identitas asli yang masih berlaku.

Pendaftaran juga dapat diwakilkan oleh pihak lain dengan membawa identitas asli dan pas foto calon penumpang yang akan didaftarkan. Selain itu, calon penumpang wajib melengkapi data berupa nama, alamat, nomor identitas, dan nomor telepon. Apabila tidak memiliki nomor telepon, kolom tersebut dapat diisi menggunakan nomor identitas.

KAI menegaskan bahwa reduksi lansia tetap berlaku selama masih diatur dalam ketentuan Syarat dan Tarif Angkutan Kereta Api Penumpang. Setelah data reduksi terdaftar, pelanggan dapat melakukan pemesanan tiket melalui loket stasiun maupun aplikasi Access by KAI.

Sementara itu, terdapat sejumlah syarat dan ketentuan dalam penggunaan tarif reduksi. Pembelian tiket dapat dilakukan langsung melalui aplikasi Access by KAI maupun loket stasiun dengan menunjukkan identitas asli yang masih berlaku. Pada satu perjalanan kereta api yang sama, setiap penumpang hanya berhak memperoleh satu tiket dengan tarif reduksi.

Tarif reduksi tersebut tidak berlaku untuk perjalanan kereta api jarak dekat, layanan Luxury (Sleeper), Compartment, Panoramic, Priority, Imperial, maupun kereta wisata lainnya.

Melalui konsistensi layanan inklusif dan pemberian tarif reduksi tersebut, KAI Daop 7 Madiun berharap dapat terus meningkatkan kualitas hidup para lansia serta memberikan pengalaman perjalanan yang aman, nyaman, dan mudah diakses. (red)

 

Be First to Comment

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *